Kamis 29 Apr 2021 11:55 WIB

Selalu Membaca Alquran Menjadi Hamba Khusus Allah

Orang yang rutin membaca Alquran menjadi hamba khusus Allah.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil
Selalu Membaca Alquran Menjadi Hamba Khusus Allah. Foto: Ilustrasi Alquran
Foto: pxhere
Selalu Membaca Alquran Menjadi Hamba Khusus Allah. Foto: Ilustrasi Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Orang yang selalu membaca Alquran mendapat tempat khusus atau istimewa dari Allah SWT. Hal ini sesuai dengan hadits riwayat Nasa'i, Ibnu Majah, Hakim dan Ahmad.

"Dari Sayyidina Anas ra, Baginda Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah SWT memiliki orang-orang khusus di antara manusia." Para sahabat ra bertanya siapakah mereka Ya Rasulullah? Beliau bersabda yaitu ahli quran. Mereka adalah ahlullah (kekasih kekasih Allah subhanahu wa ta'al) dan orang-orang istimewa-Nya:

Baca Juga

Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al Kandahlawi Rah.a mengatakan ahli Quran adalah orang yang setiap saat senantiasa sibuk dengan Alquran. Mereka diberi keistimewaan sebagai Ahlullah dan orang-orang istimewanya.

"Sehingga jelaslah Allah SWT akan senantiasa memperhatikan mereka secara khusus," kata Syekh Zakariya dalam kitabnya Fadhilah Ramadhan.

Syekh Zakariya melanjutkan, barangsiapa yang setiap saat selalu diperhatikan oleh Allah SWT secara khusus tentu akan menjadi kekasih kekasih Allah SWT dan menjadi orang istimewanya. Betapa tingginya kemuliaan-nya orang yang membaca Alquran.

"Dengan sedikit usaha saja ia telah disebut sebagai ahlullah, ehingga akan dimuliakan dengan keistimewaan yaitu," katanya.

Syekh Zakariyya menuturkan, untuk memasuki istana dimulai itu atau untuk menjadi anggota suatu majelis yang terhormat saja, berapa banyak pengorbanan diri dan harta yang mesti dibawa. Meskipun harus dengan rendah dan menahan malu demi mengambil hati peserta sidang.

"Kita tetap menganggap itu suatu pekerjaan yang mulia," katanya.

Akan tetapi sebaliknya kita menganggap usaha untuk mendalami Alquran sebagai pekerjaan yang sia-sia. Maka lihat perbedaan jalan, dari mana dan sedang kemana engkau pergi jika bukan karena Allah SWT.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement