3 Syawwal 1442

Arab Saudi Luncurkan Proyek Pariwisata Rp 7,7 Triliun

Jumat , 30 Apr 2021, 09:53 WIB Reporter :Dea Alvi Soraya/ Redaktur : Muhammad Hafil
Arab Saudi Luncurkan Proyek Pariwisata Rp 7,7 Triliun. Foto: Lokasi wisata di Harub, Jazan Timur, Arab Saudi.
Arab Saudi Luncurkan Proyek Pariwisata Rp 7,7 Triliun. Foto: Lokasi wisata di Harub, Jazan Timur, Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, RIYADH—The Saudi Tourism Development Fund dan Riyadh Bank bekerjasama membantu membiayai pengembangan sektor negara dan swasta pariwisata Saudi. Dana bantuan sebesar SR 2 Miliar (Rp. 7.7 triliun) ini akan difokuskan untuk membiayai program Mitra Pariwisata, inisiatif pertama Kerajaan untuk memungkinkan kedua sektor untuk berpartisipasi mengembangkan fasilitas dan aktivitas pariwisata di Kerajaan.

Program baru ini merupakan bagian dari upaya Arab Saudi untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta melalui inisiatif Shareek yang diluncurkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Skema ini dirancang untuk membuka pintu ke basis yang lebih luas dari perusahaan swasta kecil, menengah, dan besar dan membantu mereka dalam menangkap peluang di industri pariwisata Saudi.

Di bawah program Mitra Pariwisata, tiga opsi pembiayaan akan tersedia untuk sektor swasta, senilai antara SR1 juta (Rp. 3,8 miliar) dan lebih dari SR100 juta (Rp 383 miliar). Pendanaan akan ditawarkan melalui pembiayaan langsung dari dana tersebut dan joint financing dengan bank swasta, termasuk Riyad Bank.

Selain itu, program tersebut akan memberikan jaminan fasilitas kredit hingga 90 persen guna meningkatkan minat investor terhadap proyek-proyek pariwisata dan mengurangi hambatan investasi di sektor tersebut.

Baca Juga

CEO Tourism Development Fund, Qusai AI-Fakhri, mengatakan, peluncuran program tersebut bertepatan dengan ulang tahun kelima Visi 2030 dan pengumuman putra mahkota atas inisiatif Shareek yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan dengan sektor swasta dengan mendukung perusahaan lokal dan membantu mereka menginvestasikan SR5 triliun pada akhir tahun 2030.

Ini akan meningkatkan kontribusi sektor swasta terhadap produk domestik bruto negara dan menciptakan ratusan ribu pekerjaan baru, tambahnya. Ia menunjukkan bahwa Tourism Partners adalah program pertama di sektor yang indikator kinerja spesifiknya telah ditetapkan untuk dana tersebut dan Riyad Bank.

Pembiayaan akan diberikan dalam bentuk pinjaman atau jaminan untuk memungkinkan pengembangan proyek di destinasi wisata yang diidentifikasi oleh strategi pariwisata nasional, termasuk Riyadh, Jouf, Hail, Dammam, Alkhobar, Al-Ahsa, Jeddah, Madinah, Taif, Al- Baha, Asir, dan AlUla.

AI-Fakhri mencatat bahwa program tersebut bertujuan untuk membiayai 36 proyek akomodasi, termasuk hotel, resor, apartemen hotel, dan penginapan pedesaan, 46 skema untuk melayani kehidupan modern, seperti pusat perbelanjaan, restoran, kafe, kompleks hiburan dan komersial, serta acara promosi. , dan 31 proyek pengalaman dan petualangan wisata.

“Peran utama dana sebagai mitra investor di sektor pariwisata adalah menemukan solusi pembiayaan untuk mengatasi kendala yang dapat menghalangi investor untuk memasuki proyek pariwisata yang menguntungkan,” katanya yang dikutip di Arab News, Jumat (30/4).

Dia menambahkan, program tersebut akan memungkinkan investor untuk membiayai aset, modal kerja, rantai pasokan, gaji, dan tagihan.

Tareq Al-Sadhan, CEO Riyad Bank, mengatakan bahwa kemampuan keuangan, manusia, dan digital bank, serta infrastruktur layanan teknis dan digitalnya, termasuk yang terkuat dan paling maju di Kerajaan.

Dia mencatat bahwa kerja bank dengan Dana Pengembangan Pariwisata telah menjadi kemitraan strategis yang membantu meningkatkan daya saing Kerajaan sebagai tempat yang mudah untuk berbisnis dan berkontribusi untuk memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi dan bisnis. Tourism Development Fund sendiri tengah berupaya menjadi model global bagi prakarsa pemerintah untuk pengembangan pariwisata.

 

widget->kurs();?>