Lebaran tak Harus Pakai Baju Baru

Ahad , 09 May 2021, 18:30 WIB Reporter :Rossi Handayani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Lebaran tak Harus Pakai Baju Baru. Foto:   Idul Fitri Ilustrasi
Lebaran tak Harus Pakai Baju Baru. Foto: Idul Fitri Ilustrasi

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Menjelang hari Raya Idul fitri 1442 hijriah, sebagian umat islam memenuhi pusat perbelanjaan untuk memenuhi kebutuhan. Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Ahmad Zubaidi mengatakan, umat islam boleh saja berbelanja, namun yang lebih diutamakan yakni berbelanja kebutuhan pokok.

 

Terkait

"Umat Islam boleh saja berbelanja untuk kebutuhan lebaran. Hanya saja harus dapat memperhatikan kebutuhan-kebutuhan yang lebih penting. Antara pakaian dan kebutuhan pokok harus diutamakan kebutuhan pokok, karena lebaran tidak harus dengan baju baru," kata Ahmad pada Ahad (9/5).

Baca Juga

Ahmad mengatakan, bahkan jangan sampai ada yang meminjam uang hanya untuk beli baju baru. Dia pun menyebutkan perkataan bijak, "Bukanlah Ied itu hanya bagi orang yang baju atau kendaraannya yang baru, tetapi ied itu adalah bagi orang yang taqwanya bertambah".

"Demikian juga bagi orang yang mampu hendaklah di masa pandemi ini banyak memberikan bantuan kepada orang yang tidak mampu. Juga sungguhpun ada uang berbelanjalah secara bijak untuk berempati kepada masyarakat secara umum uang sedang berdampak ekonomi," ucapnya.

Ahmad menyerukan agar umat islam mengingat Firman Allah, "...Bertolong-menolonglah kamu dalam taqwa dan jangan tolong menolong dalam dosa dan permusuhan" (QS. Al-Maidah ayat dua).

"Salah satu tanda taqwa adalah mau infak sungguhpun dalam keadaan kesempitan. Saya juga menghimbau agar para dai pada saat khutbah ied nanti mengangkat tema kepedulian sosial sebagai manefestasi taqwa," kata Ahmad Zubaidi.