Beranikah Israel Serang Gaza Lewat Pasukan Infanteri?

Sabtu , 15 May 2021, 17:19 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Tentara Israel di perbatsaan Gazza.
Tentara Israel di perbatsaan Gazza.

Jurnalis Safwat Al Kahlout dari Al Jazeera, melaporkan dari Gaza, bahwa pada pukul 00:10 GMT pada hari Jumat, pasukan Israel memang sudah berkumpul di perbatasan. Meski sudah berada di sana tetap saja tak kunjung ada  laporan berita mereka telah melakukan serangan darat ke Gaza.

 

Terkait

Alasannya, bisa saja operasi serangan darat butuh banyak persiapan dan butuh banyak pasukan.Bahkan malah ada selentingan kabar seraya menyebutkan kemungkinan kemungkinan serangan tank, artileri, dan pasukan untuk masuk ke Gaza masih belum cukup.

Uniknya, dalam pernyataan terpisah, tentara Israel juga membantah bahwa serangan darat telah dimulai.

Meski begitu Kahlout juga melaporkan bahwa tubuh seorang wanita dan ketiga putranya, yang tewas dalam serangan udara Israel, telah ditemukan di bagian utara Gaza. Bahkan pada  Jumat pagi, jumlah korban tewas terbaru telah meningkat menjadi 113, termasuk sedikitnya 31 anak. Sedikitnya 600 orang terluka.

"Warga Palestina menandai hari pertama hari raya Idul Fitri pada hari Kamis di bawah pemboman udara tanpa henti,'' tulisnya.

Meski bgitu, dari pihak Israel setidaknya ada enam warga Israel dan satu warga India yang juga tewas. Tentara Israel pun mengatakan bila ratusan roket telah ditembakkan dari Gaza ke berbagai lokasi di Israel. Mereka pun telah menambahkan bala bantuan di dekat kawasan yang ada timur kantong wilayah itu.

Jet tempur Israel bombardir Tunel Gaza | Jet tempur

Keterangan foto: Jaringan terowongan di bawah kota Gaza.

Di negara Israel sendiri saat ini juga sudah ada konfrontasi yang keras antara orang Yahudi Israel dan warga Palestina yang ada di beberapa kota di Israel. Malah, dalam potensi eskalasi lainnya, setidaknya tiga roket sudah ditembakkan dari Lebanon selatan menuju Israel.