Antusias Kuliah Subuh Meletup di Masjid Tenda At Tabayyun

Ahad , 23 May 2021, 10:26 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Muhammad Rafi Qadafi, (11 tahun), menjadi imam shalat subuh di Majid
Muhammad Rafi Qadafi, (11 tahun), menjadi imam shalat subuh di Majid

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Meski dalam masjid yang masih berupa tenda remaja yang tinggal di Masjid Attabayun antusias ikuti kuliah subuh. Kala itu temanya kajiannya adalah mengenai shalat gerhana (Khusuf).

 

Terkait

Penceramah ustaz DR Rahmad Hidayat menerangkan mengenai tata cara shalat Khusuf yang biasa didirikan  pada waktu gerhana. Topik itu dipilih menyongsong gerhana bulan yang akan terjadi Rabu (26/5).

Salat Kusuf seperti disepakati seluruh ulama adalah Sunat Mu'akkad, baik dilakukan untuk lelaki maupun perempuan, lebih utama dikerjakan secara berjamaah. Meskipun berjamaah bukanlah syarat sahnya salat," kata Ustaz Rahmad dalam ceramahnya (23/5).

Acara kuliah subuh sudah dua kali diselenggarakan sejak Tenda Masjid At Tabayyun berdiri 12 April lalu. Kuliah dilaksanakan ba'da  shalat subuh, akan menjadi agenda rutin Masjid At Tabayyun. 

Anak & Remaja

Shalat Subuh memang menandai keterlibatan secara intens anak-anak remaja warga Taman Vila Meruya (TVM) di dalam kegiatan Masjid At Tabayyun.

Uniknya bocah belia yang baru berusia 11 tahun, Muhammad Rafi Qadafi, menjadi imam shalat Subuh. Ia sudah dua pekan ini rutin memimpin salat yang jamaahnya adalah orang-orang tua. Bahkan sebagian besar seusia kakek dan neneknya.

Adapun yang membantunya melaksanakan qomat salat tadi  adalah Yafi Ahmad Adya Fahreza, remaja usia 8 tahun. 

"Alhamdulillah. Kita sudah membiasakan hal yang baik di Tenda Masjid ini. Yaitu, melibatkan sejak dini melibatkan anak-anak dan remaja dalam kegiatan ibadah. Anak-anak kita merupakan generasi penerus perjuangan Islam," kata Ustaz Hendro, warga TVM,  penanggung jawab acara Kuliah Subuh Masjid At Tabayyun.

Antusiasme anak-anak dan remaja warga TVM  beribadah di Tenda Masjid Tabayyun sejak awal sudah menjadi perhatian panitia. Mungkin karena masih masa libur sekolah, anak-anak dan remaja itu memiliki waktu cukup untuk mendirikan shalat lima waktu di tenda. Mereka sendiri yang bergantian mengumandangkan azan, dan bergantian menjadi imam. 

Pemandangan yang menyejukkan pada waktu shalat Jumat. Para remaja itu datang berduyun-duyun mengisif saf-saf di masjid tenda itu. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini