Kesthuri: Kemenag tak Konsentrasi Penyelenggaraan Haji

Ahad , 23 May 2021, 13:08 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Subarkah
Jamaah haji wukuf di Arafah selama pandemi Covid-19.
Jamaah haji wukuf di Arafah selama pandemi Covid-19.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Sekjen Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Artha Hanif menilai dirotasinya pejabat di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) menunjukan lembaga tersebut sudah tidak konsentrasi dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahu ini.

 

Terkait

Seperti diketahui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melantik 38 Pejabat eselok II termasuk Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim dan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis.

"Pelantikan Pak Arfi dan 37 pejabat Kemenag lainnya menjadi semakin memastikan bah Kemenag RI sedang tidak fokus kepada Haji 1442H," kata Artha saat dihubungi Republika, belum lama ini.

Arta menilai tidak konsentrasinya Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Yaqut Cholil Qoumas itu tampak pada belum ada keputusan tegas terkait ibadah haji. Padahal sebelumnya Menag Yaqut menyampaikan ikut atau tidak menyelenggarakan haji diputuskan tanggal 7 Mei.

"Berita paling terakhir yang pernah kami ketahui bahwa pemerintah RI akan tetapkan kepastian berangkhaji atau tidak berakatkan pada tgl 17 Mei," katanya.

Namun, sampai hari ini sudah tanggal 21 Mei belum ada sedikitpun pernyataan pemerintah tentang haji 1442H. Untuk itu Artha mempertanyakan keseriusan Kementerian Agama dalam menyelenggarakan ibadah haji. "Ada apa sebenarnya?" tanya Artha.

Pada kesempatan ini juga, Artha menyoroti tentang berita rotasi pejabat strategis di lingkungan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji (Ditjen PHU). Seperti diketahui pada tanggal 18 Mei 2021, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus H.M. Arfi Hatim MAg dirotasi dan kini menjabat sbg Sekretaris BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal).

Artha mengatakan, apabila analisa bahwa Kemenag sedang tidak konsen mempersiaplak haji tesebut benar dan menjadi kenyataan, maka tahun ini adalah tahun kedua bagi Indonesia tidak mengirimkan jamaah hajinya.

"Apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan penyelenggaraan haji kita. Wallahu'alam," katanya.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini