Ahad 23 May 2021 14:35 WIB

Gubernur Mahyeldi Lepas Aksi Solidaritas untuk Palestina

Israel telah melanggar HAM dan ingin menyingkirkan bangsa Palestina dari muka bumi

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah memberikan dukungan dengan mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina sekaligus melepas ratusan peserta aksi solidaritas Palestina, di halaman masjid Raya Sumatera Barat, Minggu (22/5).
Foto: istimewa
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah memberikan dukungan dengan mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina sekaligus melepas ratusan peserta aksi solidaritas Palestina, di halaman masjid Raya Sumatera Barat, Minggu (22/5).

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG--Seru gema takbir dan 'Free Palestine' mengetarkan hati menyaksikan aksi solidaritas ini, takbir terus berkumandang di halaman Masjid Raya Sumatera Barat. Aksi Solidaritas Palestina dari Forum Komunikasi Sumatera Barat mengelar Peduli Palestina dengan damai.

Aksi tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat dan Ormas di Sumbar yang mengutuk serangan Israel dan mengajak masyarakat Indonesia untuk terus membantu dan mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah memberikan dukungan dengan mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina sekaligus melepas ratusan peserta aksi solidaritas Palestina, di halaman masjid Raya Sumatera Barat, Minggu (22/5).

Suara takbir bergema berkumandang, sebagai semangat  masyarakat Sumbar - ranag minang mengutuk keras tindakan Israel terhadap Palestina yang  telah melakukan tindakan pembatasan dan penyerangan bersenjata kepada umat Islam dalam menjalankan ibadah. Gubernur Sumbar menyaksikan hal itu dengan seksama.

"Tindakan bangsa Israil ini merupakan  melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), kita menentang dan mengutuk keras tindakan penyerangan tentara Israel kepada rakyat Palestina," seru Mahyeldi.

Gubernur Mahyeldi juga mengatakan, Sekarang mereka bukan hanya menguasai tetapi ingin membunuh dan menyingkirkan Palestina serta menghilangkan masyarakat Palestina di dunia ini. 

"Untuk itulah kita hadir pada hari ini pertama-tama untuk melakukan pembelaan kepada Palestina. Perjuangan kemerdekaan dan perjuangan menuntut hak bagi warga masyarakat Palestina," ujarnya.

Mahyeldi berharap bisa makin terbuka mata dunia untuk peduli akan hak hak dari Palestina dan HAM kaum muslimin di dunia untuk melakukan pembelaan terhadap Palestina. Seruan takbir berkomandang keras. 

"Takbir .. Allahuakbar ... Allahuakbar ... Allahuakbar...!"

Mahyeldi kita mendorong Pemerintah pusat untuk menginisiasi dukungan internasional dalam rangka bela  kepentingan rakyat Palestina dalam mendapatkan hak-haknya.

"Kita mendukung sikap yang telah ditunjukan oleh pemerintah Indonesia untuk lebih kongkrit lagi dan untuk melihat nyata lagi diantaranya mendesak lembaga internasional memberikan sanksi kepada Israel," harapnya.

Selain mengutuk dan mengecam tindakan brutal Israel terhadap rakyat Palestina, pembunuhan dan tindakan tak manusiawi kepada Rakyat Palestina. Mahyeldi mengajak seluruh LSM dan para tokoh untuk menyuarakan pembelaannya terhadap rakyat Palestina dan mengakhiri penindasan yang dilakukan  Israel.  

"Saya juga menghimbau kepada para dai dan khátib untuk melakukan penyadaran kepada masyarakat dan mendoakan Bangsa Palestina serta ajakan umat Isiam untuk mendukung mereka mendapatkan hak-hak kemanusiaannya," ajak Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, Indonesia dan Palestina memiliki hubungan yang sangat erat. Palestina merupakan salah satu negara yang mendukung dan mengakui kemerdekaan Indonesia.

"Hubungan erat itu sudah lama terjalin. Untuk itu, sebagai negara sahabat kita harus juga mendukung Palestina," tutur Mahyeldi.

Mahyeldi kembali mengajak seluruh komponen masyarakat, khususnya Bangsa Indonesia untuk berkontribusi menghapus blokade terhadap Gaza dan mendukung rakyat Palestina mendapatkan kemerdekaannya dari penjajahan dan pendudukan ilegal Israil agar kembali ke wilayah tanah air mereka.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement