Sabtu 29 May 2021 11:59 WIB

Mengapa Kardio Harian Gagal Turunkan Berat Badan?

Latihan kekuatan adalah komponen penting dari penurunan berat badan.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Indira Rezkisari
 Olahraga kardio memang penting, tetapi jika tujuannya adalah penurunan berat badan, mungkin tidak diperlukan setiap hari.
Foto: AP/John Walton/PA
Olahraga kardio memang penting, tetapi jika tujuannya adalah penurunan berat badan, mungkin tidak diperlukan setiap hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika menurunkan berat badan hanya berarti membakar kalori sebanyak mungkin, Anda mungkin akan melakukan latihan kardio langsung setiap hari. Kardio memang penting, tetapi jika tujuannya adalah penurunan berat badan, mungkin tidak diperlukan setiap hari.

Tidak melakukan apa pun selain kardio setiap hari tentu membosankan. Ini dapat membuat sulit bertahan berolahraga dalam jangka panjang sekaligus tidak efisien dibandingkan dengan rutinitas olahraga yang lebih beragam yang mencakup latihan kekuatan.

Baca Juga

Jadi, berapa rasio latihan kardio yang tepat untuk melihat kesuksesan penurunan berat badan? Haruskah Anda menjadikan kardio sebagai kebiasaan sehari-hari?.

Memang benar semakin banyak latihan kardio yang Anda lakukan, semakin banyak kalori yang akan Anda bakar. Ahli fisiologi olahraga dan penasihat kebugaran Bowflex, Tom Holland, menyampaikan kardio membantu untuk membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi. Ia menyampaikan latihan kekuatan adalah komponen yang kuat dan penting dari penurunan berat badan.

"Jadi hanya melakukan latihan kardio bukanlah pendekatan yang paling efektif," kata Holland, dilansir dari MSN pada Sabtu (29/5).

Holland menyampaikan latihan kekuatan mungkin tidak membakar banyak kalori saat ini. Tetapi membangun otot meningkatkan metabolisme Anda, yang berarti membakar lebih banyak kalori bahkan saat sedang istirahat.

"Jika Anda punya waktu, Anda pasti bisa melakukan kardio setiap hari," kata Austin Johnson selaku pelatih pribadi bersertifikat untuk Gold's Gym.

Tetapi Johnson menyampaikan kardio seharusnya tidak menjadi satu-satunya sumber latihan. Johnson mengingatkan berhati-hati untuk tidak olahraga kardio terlalu keras dan berisiko cedera.

"Untuk klien saya dengan tujuan penurunan berat badan, saya ingin mereka melakukan kombinasi latihan kardio dan ketahanan seperti angkat beban. Keduanya penting untuk pengurangan lemak tubuh," ujar Johnson.

Rencana latihan empat minggu untuk menurunkan berat badan, misalnya, mencakup keseimbangan keduanya. Sehingga tidak perlu berlari, berenang, atau melakukan latihan elips agar memenuhi syarat sebagai kardio.

"Jika ada hari-hari ketika Anda tidak bisa pergi ke gym untuk melakukan latihan kardio terstruktur, maka berjalan-jalan atau jogging di sekitar lingkungan tentu lebih baik daripada tidak sama sekali," kata Johnson.

Johnson menyarankan melakukannya cukup lama minimal 30 menit. Tercatat kegiatan itu meningkatkan detak jantung setidaknya 60 hingga 70 persen dari titik maksimum saat berjalan atau jogging lambat.

"Lakukan secara santai dapat membantu menurunkan berat badan," ucap Johnson.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement