Jeddah Buka Pusat Vaksin Covid-19 Baru

Kamis , 10 Jun 2021, 16:00 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Jeddah Buka Pusat Vaksin Covid-19 Baru. Foto: Alat suntik vaksin AstraZeneca COVID-19 (ilustrasi).
Jeddah Buka Pusat Vaksin Covid-19 Baru. Foto: Alat suntik vaksin AstraZeneca COVID-19 (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Menteri Kesehatan Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah meresmikan pusat vaksinasi penyakit korona Covid-19 baru di Jeddah, Rabu (9/6). Pusat vaksinasi ini tepatnya berlokasi di Stadion Pangeran Mohammed bin Abdullah Al-Faisal.

 

Terkait

Peresmian tersebut dihadiri oleh Dirjen Kesehatan Jeddah, Dr. Meshal Al-Sayali, serta sejumlah pejabat kesehatan sebagai bagian dari kampanye nasional untuk memerangi pandemi.

Baca Juga

Pembukaan pusat vaksinasi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya permintaan akan vaksin dan peningkatan jumlah orang yang mendaftar di aplikasi Sehhaty.

Dilansir di Arab News, Kamis (10/6), pusat baru ini dikelola oleh staf medis spesialis dan dirancang untuk menerima sejumlah besar penerima manfaat. Di dalamnya mencakup 60 klinik dan dapat memvaksinasi hingga 15.000 orang per hari.

Tak hanya meresmikan pusat vaksinasi, Al-Rabiah juga memeriksa alur kerja di Rumah Sakit Umum Jeddah Timur. Ia mengunjungi bangsal darurat dan fisioterapi, serta pusat perawatan pernapasan.

Menteri juga melakukan kunjungan ke General Medical Authority dan pusat vaksin COVID-19 di Rumah Sakit King Abdul Aziz di Jeddah.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan 1.274 kasus Covid-19 baru selama 24 jam terakhir, Rabu (9/6). Terjadi penambahan sedikit dibandingkan perhitungan sehari sebelumnya yang berada di angka 1.261 kasus.

Kementerian juga mengumumkan 15 kematian tambahan pasien Covid-19 selama 24 jam terakhir. Kematian ini terjadi akibat komplikasi yang disebabkan oleh virus.

Penambahan kasus ini menjadikan jumlah total infeksi yang dikonfirmasi di Kerajaan berada di angka 461.241. Di sisi lain, kasus kematian terkait virus menjadi 7.503 pasien.

Kementerian juga melaporkan terjadi 1.028 pemulihan selama 24 jam terakhir. Hal ini meningkatkan jumlah total orang yang bebas dari virus mematikan tersebut menjadi 443.810 orang.

Wilayah Makkah melaporkan jumlah kasus baru tertinggi dengan 437, diikuti wilayah Riyadh dengan 277 kasus. Wilayah Timur melaporkan 180 kasus, sementara wilayah Madinah dengan 90 infeksi.

Kasus yang tersisa terdeteksi berada di wilayah lain di Kerajaan, dengan hanya dua di antaranya yang melaporkan kurang dari 10 infeksi.

Menurut kementerian, saat ini ada 9.929 kasus aktif di Kerajaan Saudi. 1.565 kasus di antaranya berada dalam kondisi kritis.  

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini