Pesan Syekh Yusuf Qardhawi yang Ingin Memasuki Raudhah

Jumat , 11 Jun 2021, 19:00 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Raudhah atau teman-taman surga menjadi tempat  paling banyak dikunjungi jamaah haji dan umrah ketika  sedang berada di Masjid Nabawi. Banyaknya jamaah yang rela berdesakan bahkan rebutan ingin salat dan doa di Raudhah.

 

Terkait

Syekh Yusuf Qardhawi seorang ulama terkemuka asal Mesir menyarankan bagi seseorang yang sedang berzirah ke kota Nabi dan berhasil memasuki Raudhah, sebaiknya mencukupkan diri dan tak lagi ke area itu selama kunjungannya tersebut. Sehingga memberikan kesempatan kepada jamaah lainnya untuk salat dan doa di Raudhah.

Baca Juga

"Dengan demikian, semangat persaudaraan di antara sesama muslim senantiasa terpelihara," katanya seperti dikutip Ahmad Rofi Usmani dalal bukunya "Makkah dan Madinah".

Apalagi ibadah dan doa yang diterima Allah SWT tak hanya ibadah dan doa di Raudhah. Seluruh bagian masjid Nabawi merupakan tempat yang baik untuk berdoa.

Ahmad Raffi Utsmani menggambarkan rebutannya jamaah haji atau umroh ke roudhoh tak beda dengan orang yang rebutan naik kereta atau bis saat mudik. Padahal mereka masing-masing sudah memiliki tiket sehingga sudah tahu tempat duduknya di mana dan kenapa masih harus saling menyakiti untuk bisa masuk.

Seluruh jamaah, baik yang melaksanakan haji atau umroh, selalu menyempatkan diri untuk ke Raudhah. Selain untuk berziarah ke makam Rasulullah dan dua sahabatnya, jamaah juga dapat berdoa di tempat yang Mustajab itu.

"Maka tak heran bila banyak orang berebut untuk dapat berdoa dan shalat di Raudhah yang tidak terlalu luas itu," katanya

Padahal, mereka hendak berziarah ke makam seorang Nabi Allah yang memberi syafaat di hari akhir kelak. Layaknya orang yang ingin bertemu ke rumah peristirahatan terakhir Rasulullah SAW pantaskah kita bertemu dengan berlari-lari dan berebut.

"Tidakkah lebih baik menjaga sopan santun dengan mengikuti peraturan yang sudah dibuat askariyah di sana?" katanya.

Rebutannya para jamaah untuk masuk Raudhah sering askariyah berteriak dan meminta jamaah untuk tidak berlari-lari dan berebutan saat masuk ke udah. Luas jantung Masjid Nabawi ini memang tak sebanding dengan jumlah kaum muslimin yang datang untuk beribadah di dalamnya.

"Saya hanya bisa berdoa sembari berharap agar kejadian seperti ini (desak-desakan dan rabutan masuk Raudhah tidak saya alami di tahun yang akan datang," kata Ahmad Rofi Usmani.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini