Rabu 16 Jun 2021 21:41 WIB

Denmark Minta Evaluasi Prosedur Khusus UEFA

UEFA diminta mengevaluasi prosedur saat kejadian khusus.

Paramedis menggunakan tandu untuk mengeluarkan Christian Eriksen dari lapangan setelah ia pingsan saat pertandingan grup B kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Denmark dan Finlandia di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, Sabtu (12/6).
Foto: Wolfgang Rattay/Pool via AP
Paramedis menggunakan tandu untuk mengeluarkan Christian Eriksen dari lapangan setelah ia pingsan saat pertandingan grup B kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Denmark dan Finlandia di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, Sabtu (12/6).

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Federasi Sepak Bola Denmark (DBU) berharap UEFA mengevaluasi prosedur saat kejadian khusus yang dialami tim atau pemain. Evaluasi ini diharapkan memberikan cukup waktu untuk tim atau pemain yang mengalami atau terdampak kejadian tersebut.

Gelandang Denmark, Christian Eriksen,  pingsan dalam pertandingan Piala Eropa (Euro) 2020 melawan Finlandia. Usai penanganan Eriksen dilakukan, Denmark ditawari kesempatan untuk memulai kembali pertandingan pada malam yang sama atau pukul 12.00 tengah hari pada hari berikutnya. Meski para pemain Denmark terguncang, mereka tetap melanjutkan pertandingan dan kalah 0-1. 

Namun, pelatih Kasper Hjulmand dan para pemainnya sejak itu mengatakan bahwa mereka lebih suka untuk tidak bermain."Itu adalah keputusan yang salah dan benar-benar tidak dapat dipertahankan bahwa para pemain harus berada di lapangan begitu cepat setelah pengalaman yang mengerikan itu," kata ketua DBU Jesper Moller dalam sebuah pernyataan, seperti yang dikutip Reuters, Rabu (16/6).

"Itu adalah situasi yang tidak boleh dilakukan oleh para pemain dan pelatih, karena itu bukan dan tidak seharusnya menjadi keputusan mereka."

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement