Jumat 18 Jun 2021 16:50 WIB

WHO: Virus Corona Tingkatkan Faktor Penyebab Bunuh Diri

Virus corona menyebabkan gejolak di masyarakat, meningkatkan faktor bunuh diri.

Seorang pria yang mengenakan masker untuk membantu mengekang penyebaran virus corona berjalan ke pusat vaksinasi untuk menerima vaksin Sinopharm COVID-19 di Central Business District di Beijing, Rabu, 2 Juni 2021.
Foto: AP/Andy Wong
Seorang pria yang mengenakan masker untuk membantu mengekang penyebaran virus corona berjalan ke pusat vaksinasi untuk menerima vaksin Sinopharm COVID-19 di Central Business District di Beijing, Rabu, 2 Juni 2021.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan pada 2019 lebih dari 700.000 orang tewas akibat bunuh diri atau 1 dari 100 kematian. Angka itu lebih tinggi dari kematian yang disebabkan oleh HIV, malaria, perang atau pembunuhan.

Menurut WHO, pada tahun yang sama, sebelum pandemi global, tingkat bunuh diri di seluruh dunia menurun di semua wilayah, kecuali untuk kawasan Amerika yang mengalami peningkatan 17 persen.Namun, situasi tersebut sepertinya akan berubah saat penyebaran virus corona menyebabkan gejolak di masyarakat, meningkatkan faktor bunuh diri secara global.

Baca Juga

"Perhatian kami pada pencegahan bunuh diri kini bahkan lebih penting, setelah berbulan-bulan hidup dengan pandemi Covid-19, dengan banyak faktor risiko bunuh diri -- kehilangan pekerjaan, tekanan finansial dan isolasi sosial - masih begitu banyak," kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

 

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement