Kemenkes: Vaksin Covid di Indonesia Telah Diuji Keamanannya

Ahad , 20 Jun 2021, 21:21 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Seorang warga menutup wajah saat akan disuntik vaksin COVID-19 Sinovac di Satlantas Polres Gorontalo Kota, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (18/6/2021). Polres Gorontalo Kota menggelar vaksinasi massal Polres Gorontalo Kota menggelar vaksinasi massal gratis bagi masyarakat untuk mempercepat penanganan COVID-19.
Seorang warga menutup wajah saat akan disuntik vaksin COVID-19 Sinovac di Satlantas Polres Gorontalo Kota, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (18/6/2021). Polres Gorontalo Kota menggelar vaksinasi massal Polres Gorontalo Kota menggelar vaksinasi massal gratis bagi masyarakat untuk mempercepat penanganan COVID-19.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Vaksin yang digunakan di Indonesia telah diuji dengan berbagai aspek termasuk keamanannya."Vaksin yang disediakan atau yang disiapkan Kementerian Kesehatan ini adalah vaksin yang memang sudah teruji dari sisi pemenuhan aspek-aspek keamanan, aspek efikasi maupun hal mutu," kata Sekjen Kemenkes Oscar Primadi,  dalam konferensi pers virtual usai kedatangan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Ahad (20/6).

 

Terkait

Pemenuhan berbagai aspek, baik keamanan, efikasi atau kemampuan vaksin memberikan manfaat bagi individu, serta mutu, ditandai dengan keluarnya izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk digunakan dalam program vaksinasi COVID-19 di Indonesia.

Baca Juga

Indonesia hari ini kedatangan 10 juta bulk vaksin Sinovac yang akan diproduksi menjadi vaksin untuk mencapai target vaksinasi 181,5 juta penduduk Indonesia guna mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap COVID-19.Sampai dengan 20 Juni 2021, Indonesia telah menerima 104.728.400 dosis vaksin COVID-19.

Rinciannya adalah 94.500.000 dosis vaksin Sinovac, 8.228.000 dosis vaksin AstraZeneca dan 2.000.000 dosis vaksin Sinopharm.Oscar mengatakan bahwa pengadaan itu dilakukan lewat berbagai upaya termasuk jalan bilateral, dibarengi dengan pengembangan vaksin dalam negeri Vaksin Merah Putih.Kedatangan itu, akan mendorong pemerintah terus berupaya melakukan distribusi untuk memastikan program vaksinasi COVID-19 berjalan dengan baik.