Aktivitis UEA Meninggal dalam Kecelakaan Mobil di London

Senin , 21 Jun 2021, 11:09 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
Ilustrasi Kecelakaan mobil
Ilustrasi Kecelakaan mobil

IHRAM.CO.ID, LONDON – Aktivis dan Kritikus Hak Asasi Uni Emirat Arab (UEA) Alaa al-Siddiq meninggal dalam kecelakaan mobil di London, Inggris. Alaa adalah direktur eksekutif ALQST, organisasi nirlaba yang mengadvokasi kebebasan dan hak asasi manusia di UEA dan kawasan Negara Teluk.

 

Terkait

"Dengan kesedihan yang mendalam, ALQST berduka atas kematian mendadak direktur eksekutif yang dicintai dan dihormati, Alaa Al-Siddiq pada Sabtu 19 Juni 2021. Semoga dia beristirahat dengan tenang,” kata kelompok itu dalam sebuah cicitan Twitternya.

Dilansir Aljazirah, Senin (21/6), sang ayah Alaa juga seorang aktivis terkemuka yang telah ditahan oleh otoritas Emirat sejak 2013. “Hari ini, peneliti UEA, Profesor Alaa al-Siddiq, meninggalkan dunia. Sementara ayahnya Mohammad al-Siddiq mendekam di penjara terkenal,” tulis aktivis Saudi Abdullah al-Awda.

Menurut Doha News, Alaa dan suaminya mencari tempat tinggal di Qatar pada 2012. Mereka tinggal bersama kerabatnya. Kehadiran aktivis di Qatar dan sikap pemerintah terhadap aktivis politik pada saat UEA menindak suara-suara perbedaan pendapat, menyebabkan keretakan hubungan dua negara itu.

Sebelumnya pada 2018, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani mengatakan perselisihan telah terjadi antara Qatar dan UEA pada 2015 mengenai Alaa.

Abu Dhabi telah mengirim utusan ke Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani untuk meminta wanita tersebut diserahkan kepada otoritas Emirat. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh penguasa Qatar. Meskipun dirahasiakan, Pemimpin Redaksi Surat Kabar Al-Arab Qatar Abdullah al-Athbah mengatakan Alaa yang berusaha dipulangkan oleh Emirat.