Kamis 08 Jul 2021 18:48 WIB

Gubernur: Pembangunan Stadion Banten Selesai Desember 2021

Lapangan bola ini memakai rumput jenis Zoysia Matrella yang diimpor dari Italia

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) optimistis Pembangunan Stadion Sepak Bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten bakal selesai pada bulan Desember 2021
Foto: istimewa
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) optimistis Pembangunan Stadion Sepak Bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten bakal selesai pada bulan Desember 2021

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN--Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) optimistis Pembangunan Stadion Sepak Bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten bakal selesai pada bulan Desember 2021. Stadion Sepak Bola yang dibangun di Kelurahan Kemanisan  Kecamatan Curug Kota Serang itu dibangun dengan standar FIFA (Federation Internationale de Football Association), Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional.

"Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 55,9 persen," ungkap Gubernur saat meninjau perkembangan pembangunan Stadion Sepak Bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten (Kamis, 8/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mencoba rumput lapangan sepak bola jenis Zoysia Matrella yang diimpor dari Italia. Jenis rumput lapangan sepak bola yang menjadi standar FIFA. "Rumput ini akan terus tumbuh dan pada bulan Agustus sudah bagus (sudah layak dipergunakan, red)," ungkapnya.

Dikatakan, saat ini tribun sudah terbangun pondasinya. Tinggal bangku atau kursinya yang kapasitasnya mencapai sekitar 35 ribu orang. "Optimis, pada bulan Desember 2021 selesai," kata Gubernur.

Dijelaskan, nantinya stadion yang dibangun akan dilengkapi lintasan atletik dengan lima (5) lintasan lari."Stadion ini nantinya juga multifungsi untuk kegiatan lain," ungkap Gubernur.

Diakui Gubernur, semenjak menjadi manajer Persita dan Ketua Persikota, dirinya memimpikan Banten memiliki stadion yang memenuhi standar FIFA untuk kemajuan sepak bola dan olahraga di Banten.

Sebagai informasi, pembangunan stadion sepak bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten ini melibatkan 800 orang pekerja dengan menerapkan disiplin Protokol Kesehatan yang ketat. Setiap karyawan yang masuk dilakukan skrining. Stadion yang dibangun dengan nilai kontrak Rp 874 miliar itu memiliki luas bangunan 78.116 meter persegi dan terdiri dari lima (5) lantai. Dibangun di atas lahan seluas 60 hektar, stadion ini bakal dilengkapi dengan venue-venue olahraga lainnya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement