Warga UEA Kenang Haji Terakhir Sebelum Covid-19 Melanda

Jumat , 16 Jul 2021, 17:46 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Ani Nursalikah
Warga UEA Kenang Haji Terakhir Sebelum Covid-19 Melanda. Jamaah haji tiba untuk melemparkan kerikil sebagai bagian dari simbol al-Aqabah (rajam setan) di Jembatan Jamarat selama ziarah haji di dekat Mekah, Arab Saudi, 11 Agustus 2019.
Warga UEA Kenang Haji Terakhir Sebelum Covid-19 Melanda. Jamaah haji tiba untuk melemparkan kerikil sebagai bagian dari simbol al-Aqabah (rajam setan) di Jembatan Jamarat selama ziarah haji di dekat Mekah, Arab Saudi, 11 Agustus 2019.

IHRAM.CO.ID, ABU DHABI -- Tahun ini ibadah haji bagi jamaah di luar Arab Saudi kembali tidak diberlakukan karena pandemi Covid-19 belum membaik. Setelah pembatasan Covid-19, banyak Muslim yang masih mengingat kenangan haji sebelum pandemi.

 

Terkait

Ekspatriat India Mohammed Salim yang tinggal di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) merasa sangat bersyukur lantaran bisa menunaikan haji pada 2019. Dia berangkat ke kota suci bersama orang tua, istri, dan keluarga saudara perempuannya.

Baca Juga

“Bagi saya, tidak terbayangkan haji dilakukan oleh beberapa ribu orang,” kata Mohammed.

Jamaah lain, ekspatriat India Sonia Salim yang tinggal di Ras Al Khaimah juga merindukan kenangan haji dua tahun lalu. Setelah melihat kabar ibadah haji saat ini, dia bersyukur kepada Allah karena telah diizinkan menunaikan haji pada 2019.

“Kami tidak takut berbaur dengan orang banyak. Merupakan perasaan yang luar biasa melakukan haji di tengah kerumunan berbagai budaya lain,” ujar dia.

Bulan lalu, otoritas Saudi mengumumkan larangan haji karena pandemi Covid-19. Mereka menyatakan tidak ada jamaah asing yang diizinkan melakukan haji tahun ini dan menetapkan maksimum 60 ribu jamaah.

Larangan serupa diberlakukan pada 2020 ketika pemerintah Saudi memangkas jumlah jamaah haji menjadi hanya 10 ribu orang untuk mengekang penyebaran virus corona. Sebelum pandemi, Makkah biasa menerima jutaan Muslim dari seluruh dunia yang menunaikan haji.