Petunjuk Jaga Jarak di Kawasan Mataf Kabah Disusun Ulang

Sabtu , 17 Jul 2021, 21:06 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Petunjuk jaga jarak di mataf Kabah disesuaikan jumlah jamaah tahun ini. Ilustrasi mataf Kabah
Petunjuk jaga jarak di mataf Kabah disesuaikan jumlah jamaah tahun ini. Ilustrasi mataf Kabah

IHRAM.CO.ID, MAKKAH – Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci telah mengatur kembali jalur khusus untuk melakukan tawaf. 

 

Terkait

Otoritas tersebut menempatkan stiker lantai yang mengatur jarak fisik baru pada area melingkar di sekitar Kabah atau mataf sebagai bagian dari persiapan untuk ibadah haji tahun ini.

Baca Juga

Penataan kembali telah dilakukan dengan cara memastikan jarak fisik yang diperlukan antara setiap peziarah sesuai dengan langkah-langkah pencegahan dan protokol pencegahan untuk membendung penyebaran virus corona, sebagiamana dikutip dari Saudi Gazette, Kamis (15/7).

Total ada 25 lintasan khusus melingkar di mataf selain empat lintasan di lantai dasar dan lima lintasan di lantai satu gedung mataf, untuk mengantisipasi peningkatan jumlah jamaah haji yang diharapkan.

Kepresidenan, yang diwakili Departemen Umum Kerumunan dan Pengelompokan, telah menyelesaikan pekerjaan menghapus stiker lama dan menempatkan yang baru untuk memfasilitasi pergerakan jemaah selama mengelilingi mereka. Jalur khusus telah diperuntukkan bagi kursi roda orang tua dan orang-orang dengan kebutuhan khusus.

Kepresidenan telah memasang kembali stiker secara proporsional dengan jumlah jamaah di mataf dan lantai dasar dan lantai pertama Masjidil Haram, sejalan dengan rencana presiden untuk musim haji tahun ini.

Direktur Departemen Umum Kerumunan dan Pengelompokan di Masjidil Haram, Osama Al Hujaili, mengatakan, stiker juga ditempatkan untuk memfasilitasi para peziarah untuk melakukan dua rakaat sholat sunnah setelah tawaf serta di area sholat Raja.

Al-Hujaili menambahkan, departemennya berusaha, melalui prosedur jarak fisik ini, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan peziarah.  

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini