Presidensi Siapkan 15,000 Sanitizer di Masjidil Haram

Ahad , 18 Jul 2021, 19:09 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Pembatas dan pos pemeriksaan, untuk mengizinkan hanya jamaah yang diizinkan sebagai tindakan pencegahan terhadap virus corona, ditempatkan di luar Masjidil Haram di kota suci Muslim Mekkah, Arab Saudi, Senin (12/4).
Pembatas dan pos pemeriksaan, untuk mengizinkan hanya jamaah yang diizinkan sebagai tindakan pencegahan terhadap virus corona, ditempatkan di luar Masjidil Haram di kota suci Muslim Mekkah, Arab Saudi, Senin (12/4).

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci menyiapkan 15.000 liter sanitizer di Masjid Al-Haram guna menyambut gelombang pertama calon haji yang akan melaksanakan tawaf kedatangan (Tawaf Al-Qudum).

 

Terkait

Wakil Presidensi untuk Urusan Teknis dan Layanan, Mohammed bin Musleh Al-Jabri mengatakan lebih dari 50 pekerja dan 30 pengawas lapangan berpartisipasi dalam membersihkan Masjid Al-Haram, Sabtu (17/7). 

Baca Juga

"100 robot juga dikerahkan untuk memastikan keselamatan jamaah haji,"katanya dilansir Saudigazette, Ahad (18/7).

Al-Jabri mengatakan, Presidensi telah memasang kamera termal resolusi tinggi dan pemindai suhu. Lebih dari 30.000 botol air zamzam juga akan disiapkan untuk menyambut calon haji gelombang pertama.

Ritual ibadah haji sudah dimulai dengan 60 ribu jamaah mengenakan pakaian ihram. Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam dan kewajiban sekali seumur hidup bagi semua Muslim yang mampu. Sebelum pandemi virus korona, sekitar 2,5 juta jamaah haji pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji tahunan.

Namun, tahun ini, seperti 2020, tidak ada jamaah asing yang akan menunaikan haji setelah Arab Saudi membatasi ziarah tahunan maksimal 60 ribu orang yang sudah divaksin dan penduduk berusia antara 18 dan 65 tahun.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini