Senin 19 Jul 2021 19:03 WIB

Presiden Jokowi Berkurban Dua Sapi di Solo

Tahun ini pemberian sapi Presiden jenisnya lokal, dari sebelumnya jenis Limosin.

Rep: Binti Sholikah/ Red: Agus Yulianto
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) memberikan seekor sapi kepada pengurus masjid. (Ilustrasi)
Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) memberikan seekor sapi kepada pengurus masjid. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Presiden Joko Widodo (Jokowi), melakukan kurban dua ekor sapi di Kota Solo pada peryaaan Idul Adha 1442 H tahun ini. Dua sapi tersebut masing-masing akan disembelih di Masjid Agung Keraton Solo dan Madjid Al Wustho Mangkunegaran.

Sekretaris Masjid Al Wustho, Purwanto, mengatakan, sapi dari Presiden Jokowi berjenis PO warna putih dengan berat 837 kilogram. Jenis tersebut berbeda dengan tahun lalu yang berjenis Limosin. Sedangkan bobot sapi lebih berat tahun ini dengan selisih 7 kilogram.

"Rencananya, besok Selasa (20/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB mau diantar ke masjid. Sudah ada kepastian. Penyembelihannya Rabu (21/7) pagi pukul 07.00-08.00 karena tidak ada shalat Ied ya lebih pagi," terang Purwanto saat dihubungi wartawan, Senin (19/7).

Dengan adanya sapi kurban dari Presiden Jokowi, maka total sapi yang akan disembelih di Masjid Al Wustho sebanyak empat ekor. Sedangkan jumlah kambing sementara sudah ada 10 ekor dan diperkirakan masih akan bertambah.

Sementara itu, kurban sapi untuk Masjid Agung Keraton Solo juga memiliki jenis dan berat yang sama dengan sapi untuk Masjid Al Wustho. Sapi tersebut juga akan tiba di Masjid Agung pada Selasa sore. Penyembelihan akan dilaksanakan di halaman masjid sisi utara pada Rabu (21/7).

"Tahun ini pemberian sapi dari Pak Presiden jenisnya lokal, kalau sebelumnya kan jenis Limosin, sebelumnya lagi jenis Metal," ucap Ketua Pengurus Masjid Agung Keraton Solo, Muhtarom.

Muhtarom menambahkan, Masjid Agung Solo tidak menggelar Sholat Idul Adha berjamaah tahun ini seperti instruksi dari Kementerian Agama. Pengurus masjid telah membuat pengumuman terkait tidak dilaksanakannya Sholat Idul Adha.

Sedangkan kegiatan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada Rabu sesuai Surat Edaran Menteri Agama. Dia mengakui hewan kurban tahun ini berkurang lantaran pandemi Covid-19. Sistem penyembelihan menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah agar tidak ada kerumunan.

"Kami tidak membagikan daging kurban secara umum. Kami bagikan sesuai dengan yang berhak menerima langsung. Panitia datang ke yang berhak menerima, bisa melalui RT masing-masing. Yang jelas kita melalui jalur-jalur yang resmi," papar Muhtarom.

Selanjutnya, jika nantinya ada kelebihan daging kurban, akan dibagikan kepada wilayah binaan Masjid Agung.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Solo tersebut juga mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti arahan dari Kemenag maupun pemerintah untuk menyelenggarakan sholat di rumah masing-masing ataupun dalam lingkungan terbatas.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement