Tempat Tidur Lipat, Hadirkan Kenyamanan Bagi Jamaah Haji  

Kamis , 22 Jul 2021, 14:27 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Tempat Tidur Lipat, Hadirkan Kenyamanan Bagi Jamaah Haji   
Tempat Tidur Lipat, Hadirkan Kenyamanan Bagi Jamaah Haji  

IHRAM.CO.ID,MAKKAH -- Perawatan dan kenyamanan jamaah haji merupakan prioritas utama bagi pihak berwenang di Arab Saudi. Setiap tahun, Kementerian Haji dan Umrah melakukan kerja sama dengan perusahaan yang mengatur perjalanan haji.

 

Terkait

Bersama-sama, mereka berupaya mengembangkan rencana dan memperkenalkan langkah-langkah yang dapat membantu melayani peziarah dengan lebih baik. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya membuat pengalaman yang menuntut kekuatan fisik dapat dilalui senyaman mungkin.

Baca Juga

Dilansir di Arab News, Kamis (22/7), salah satu layanan yang diperkenalkan beberapa tahun lalu adalah pilihan untuk menyewa tempat tidur kamp empuk. Tempat tidur ini bisa digunakan selama tahap tertentu haji, termasuk saat berada di Muzdalifa setelah hari yang panjang didedikasikan untuk berdoa di Gunung Arafat.

Keberadaan jamaah di Muzdalifa merupakan fase ketiga haji, di mana para peziarah melakukan shalat Maghrib dan Isya dan mulai mengumpulkan batu-batu yang akan mereka gunakan di Mina selama lempar jumrah.

Biasanya, hanya sebagian kecil dari jutaan peziarah yang memiliki tempat tidur. Sebagian besar memilih beristirahat atau tidur senyaman mungkin di tanah.

Tetapi tahun ini, dengan jumlah jamaah haji yang dibatasi hanya 60.000 orang yang tinggal di negara itu, masing-masing dari mereka diberikan tempat tidur  secara gratis.

Banyak yang tidak menyadari keberadaan tempat tidur tersebut merupakan bagian dari pilihan pelayanan haji. Mereka terkejut menemukan tempat tidur telah menunggu di sepanjang wilayah Muzdalifa.

Tak hanya itu, Muslim lain di seluruh dunia juga belajar tentang keberadaan tempat tidur uni untuk pertama kalinya, ketika video dan foto jamaah haji 2021 dibagikan di media sosial oleh para peziarah yang melakukan dokumentasi pengalaman haji 2021 mereka.

Seorang peziarah ekspatriat dari Yordania yang tinggal di Jeddah, Asaad Alesa, menyebut dirinya sangat terkejut menemukan tempat tidur sofa dan selimut disiapkan untuk mereka. Di dekatnya, tersedia makan malam yang siap untuk disantap.

"Ini benar-benar membuat hari saya menyenangkan karena kami telah berdiri sepanjang hari di Mina. Saya merasa sangat diberkati berada di antara 60.000 peziarah untuk musim haji ini. Sejauh ini, untungnya, layanannya lebih dari sangat baik," kata dia.

Pemimpin kelompok haji di Muzdalifa, Badi Alshareef, mengatakan tempat tidur lipat atau sofa ini telah tersedia selama lebih dari 20 tahun. Alas tidur ini sangat nyaman bagi peziarah dan tersedia di tiga tempat suci.

"Tempat tidur ini dapat dilipat dan dibawa-bawa, tidak memerlukan ruang yang besar untuk menyimpannya, serta harganya cukup terjangkau," ujarnya.

Peziarah biasanya duduk di tempat tidur lipat pada siang hari, kemudian menggunakannya sebagai tempat tidur saat malam. Beberapa tempat tidur sofa bahkan memiliki kantong penyimpanan, di mana para peziarah dapat menyimpan barang-barang pribadi mereka.

Pada dasarnya, keberadaan tempat tidur lipat ini adalah unit lengkap yang bisa digunakan oleh peziarah sebagai kursi, tempat tidur, pengisi daya telepon, maupun tempat penyimpanan.

“Layanan ini tersedia untuk semua perusahaan haji. Berbagai jenis dan level tersedia tergantung pada perusahaan," lanjutnya.

Manajer Operasi Perkemahan Haji Bshaer, Saad Alsaeagh, agar dapat memberikan pengalaman haji yang luar biasa kepada para peziarah di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan mekanisme teknis baru untuk pendaftaran dan pengelolaan kampanye haji.

Perkembangan ini banyak membantu pihaknya, sebagai pemimpin dan manajer, dalam mengembangkan layanan yang sesuai. Termasuk di dalamnya memberikan pengalaman haji yang lebih berkualitas bagi jamaah dan meningkatkan kinerja manajerial yang lebih baik oleh para pemimpin kampanye.”

“Sejak awal musim, kami telah dipersiapkan dengan baik untuk menerima peziarah dan membantu mereka melakukan haji dengan cara terbaik," kata dia.  

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini