Sabtu 24 Jul 2021 10:00 WIB

Investasi Online, Cara Menghasilkan Uang Buat Kaum Rebahan

Investasi online sangat mudah karena dapat dilakukan kapan pun

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com
Investasi Online: Mudah dan Kapan Saja, Namun Amankah?
Investasi Online: Mudah dan Kapan Saja, Namun Amankah?

Investasi menjadi kebutuhan penting saat ini. Tujuannya untuk mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih baik.

Investasi dapat dilakukan siapapun. Tak mengenal gender maupun status sosial, termasuk kamu yang hanya bergaji pas-pasan.

Investasi dewasa ini sudah merambah online. Dari smartphone, investasi semudah dalam genggaman. Untuk modalnya pun tak harus jutaan rupiah. Investasi kini bisa dimulai dengan modal kecil, mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 100 ribu.

Baca Juga:  Investasi Reksadana" href="https://www.cermati.com/artikel/cara-mengumpulkan-biaya-nikah-dengan-investasi-reksadana" target="_blank">Cara Mengumpulkan Biaya Nikah dengan Investasi Reksadana

 

investasi online

Investasi online sangat mudah dan praktis

Tujuan dan Manfaat Investasi Online

Mungkin ada di antara kamu yang tak perlu melakukan investasi apapun. Toh, keadaan finansial baik-baik saja meski dihantam pandemi Covid-19.

Pun dengan bisnis, masih berjalan lancar. Pemenuhan kebutuhan sehari-hari juga aman terkendali. Jadi, buat apa investasi?

Padahal sebenarnya, investasi merupakan jalan untuk mengembangbiakkan uangmu. Salah satu cara untuk meningkatkan kekayaan.

Uang yang kamu hasilkan dari bekerja atau bisnis, bila diputar untuk investasi, berpotensi semakin bertumbuh. Sebab, ada imbal hasil atau return yang akan kamu dapatkan.

Imbal hasil investasi jauh lebih tinggi dibanding bunga tabungan maupun deposito. Serta mengungguli inflasi, sehingga uangmu tidak akan berkurang karena tergerus inflasi.

Investasi online memudahkanmu dalam menanamkan modal. Pilihannya sekarang, ada investasi saham online, reksadana online, emas online, bahkan membeli obligasi atau surat utang negara juga dilakukan melalui platform online e-SBN.

Tinggal dari rumah, lewat ponsel, kamu sudah bisa investasi. Jadi, kalau bisa online, kenapa harus repot-repot offline.

Baca Juga: Investasi ORI Obligasi Negara Ritel: Banyak Untungnya, Sedikit Risikonya

Alasan Kamu Harus Coba Investasi Online

investasi online

Investasi online kini banyak pilihan

1. Praktis dan simpel

Investasi online bisa dilakukan dengan mudah. Asal ada ponsel yang terhubung internet, investasi online semudah dalam genggaman.

Investasi online saat ini disediakan banyak platform. Di antaranya e-commerce, fintech lending, sekuritas yang memiliki aplikasi investasi, perbankan, dan lainnya.

Kamu dapat melakukan transaksi, seperti membeli dan menjual saham, reksadana, atau emas. Serta bisa memantau investasimu kapan pun dan di manapun.

2. Jangkauannya sangat luas

Berbeda dengan investasi konvensional, investasi online punya jangkauan sangat luas, bahkan tidak terbatas. Kamu dapat menenamkan modal di dalam maupun luar negeri.

Lebih hemat waktu dan tenaga. Tidak perlu datang ke kantor perusahaan investasi untuk proses pengajuan.

3. Tidak butuh modal besar

Siapa bilang investasi menguras modal atau menggganggu keuanganmu? Untuk investasi online, tak perlu khawatir pengeluaran uang yang banyak.

Saat ini, modal investasi online sangat terjangkau. Ada yang menawarkan mulai dari Rp 10 ribu, bahkan investasi emas di e-commerce hanya modal 100-an perak saja.

Sangat receh sekali bukan? Meski murah atau modalnya kecil, investasi tersebut bukan kaleng-kaleng. Keamanannya pun dijamin.

4. Bisa dapat cuan besar

Investasi online juga menjanjikan keuntungan. Ini yang dicari-cari investor, cuan. Namanya investasi, pasti ingin untung, bukan buntung.

Oleh karena itu, kamu juga harus mampu mengelola risikonya dengan tepat agar hasilnya maksimal. Risiko ini tergantung jenis investasi yang dipilih, dan pastinya sebanding dengan keuntungan atau imbal hasil.

Contoh saham. Investasi saham mampu memberi return hingga 12-15% per tahun, bahkan bisa sampai 20% per tahun. Namun berbanding lurus dengan risikonya yang besar.

Sementara kalau mau yang aman, investasi emas. Potensi imbal hasilnya pun sekitar 12% per tahun. Tetapi investasi emas lebih stabil. Makanya dikenal sebagai investasi safe haven.

Pilih instrumen investasi berdasarkan profil risikomu. Jangan sampai salah pilih agar tidak menyesal nantinya. Yang pasti, jika ingin cuan besar, investasi dalam jangka panjang. Bukan jangka pendek.

Baca Juga: Tips Utak Atik Gaji Biar Bisa Investasi

Investasi Online, Pilihan Terbaik di Masa Pandemi

Masa pandemi Covid-19, tren atau gaya hidup masyarakat berubah. Dari yang tadinya lebih senang offline atau konvensional, kini melakukan aktivitas dari rumah atau secara daring alias online.

Begitupula dengan investasi agar terhindar dari penularan virus corona yang sedang mengganas. Jadi, meski pandemi, tidak ada alasan untuk tidak investasi.

Bujet investasi sebaiknya tetap dipertahankan. Kalau sudah menanam modal, jangan sampai menarik dana investasi tersebut walaupun sedang kekeringan likuiditas akibat pandemi berkepanjangan.

Kamu perlu investasi untuk masa depan finansial. Agar tidak hidup melarat di hari tua, bahkan bisa pensiun di usia muda karena sudah berinvestasi sejak dini.

Baca Juga: Investasi dengan Uang Rp 20 Ribu, Bisa Dapat Untung Berapa?

 

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement