Menelusuri Jejak Peninggalan Islam di Spanyol

Kamis , 29 Jul 2021, 20:40 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Istana Alcazar di Kota Sevilla, Spanyol
Istana Alcazar di Kota Sevilla, Spanyol

Madinat al Zahra 

 

Terkait

Situs bersejarah ini berada di Carretera de Palma del Río Cordoba. Madinat al Zahra juga dikenal sebagai kota yang bersinar. Bangunan masjid ini hanya tersisa puingpuing kota istana Moor yang besar dan dibangun oleh Abdur Rahman III.

Didirikan di atas tanah yang luas, bagian yang mencolok dari Madinat al-Zahra pastinya adalah Aula Abdurrahman III. Situs ini merupakan peninggalan langka. Keindahannya dapat terlihat dari aula yang mewah.

Pengunjung akan melihat beberapa tempat luar biasa, seperti Edificio Basilical Superior, yang digunakan sebagai kantor bagi banyak pejabat negara. Ada juga Casa de Yafar, kediaman perdana menteri.

photo

Madinat al Zahra - (wikipedia)

Bagi wisatawan yang ingin datang, ada bus yang disediakan, berangkat pada pukul 10.15 atau pukul 17.00. Tarifnya sekitar 7 euro atau sekitar Rp 112 ribu. Untuk menuju ke tempat ini tidak ada bus lokal yang mengarah ke Madinat, namun taksi tersedia untuk transportasi.

Jika pergi menggunakan mobil, tersedia tempat parkir yang cukup. Lokasi pusat informasi pengunjung berada di bawah bukit dan akan ada shuttle bus regular yang mengantar ke pintu masuk.

Menggunakan taksi dari pusat kota Cordoba akan menghabiskan biaya sekitar 14 euro atau Rp 225 ribu sekali jalan. Setelah itu harus menggunakan bus yang tersedia di lapangan museum untuk menuju ke rerun tuh an arkeologi yang sebenarnya, dengan biaya Rp 34 ribu untuk perjalanan pulang-pergi.

Sampai di sana, pengunjung akan ba nyak berjalan kaki. Pertama dengan menuruni dan mendaki bukit. Sehingga akan menjadi tantangan bagi seseorang yang mungkin memiliki masalah mobilitas.

Bagi wisatawatan yang ingin berlama-lama di tempat ini tersedia beberapa restoran halal di antaranya Laorkebab, Restaurante Los Almendros Córdoba, Casa de Kebab dan Kebab Lahore.