Islam berjaya di Mali Berkat Peran dan Jasa Besar Para Sufi

Jumat , 30 Jul 2021, 21:54 WIB Redaktur : Agung Sasongko
 Muslimah di Timbuktu, Mali, Afrika Barat.
Muslimah di Timbuktu, Mali, Afrika Barat.

IHRAM.CO.ID, 

 

Terkait

Nama : Republik Mali

Baca Juga

Ibukota     : Bamako

Bahasa : Bambara/Prancis

Agama : Islam (95 persen)

 

Sejarah masuknya Islam ke Mali dimulai pada abad ke- 9. Saat itu, selama abad ke-9, Muslim Berber dan pedagang Tuareg membawa Islam ke selatan Afrika Barat.

Islam juga menyebar di wilayah tersebut melalui para pendiri persaudaraan sufi (tarekat). Penduduk Afrika Barat mulai memeluk Islam berkat kepercayaan yang tumbuh bahwa Tuhan adalah Esa.

Setelah itu, mulai tumbuh bentuk-bentuk baru di Mali, seperti politik, sosial, dan artistik. Kota termasuk Timbuktu, Gao, dan Kano, segera menjadi pusat pembelajaran Islam internasional.

photo

Timbuktu, Mali - (myfirstclasslife.com)

photo

Timbuktu, Mali - (myfirstclasslife.com)

Di antara raja Mali, ada satu nama yang memiliki pengaruh paling besar pada masa pemerintahannya. Yakni Raja Mansa Musa (1312-1337). Raja Mansa memperluas pengaruh Mali ke Niger, Timbuktu, Gao, dan Djenne.

Mansa Musa adalah Muslim yang taat. Ia telah membangun berbagai masjid besar di seluruh Mali. Di bawah pemerintah Mansa juga, Timbuktu menjadi salah satu bagian dari Afrika dan pusat kebudayaan besar dunia.