Kamis 05 Aug 2021 05:50 WIB

Arab Saudi Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

Israel telah melakukan normalisasi hubungan dengan empat negara Arab.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Muhammad Fakhruddin
Arab Saudi Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel. Bendera Israel dan Arab Saudi. (Ilutrasi)
Foto: google.com
Arab Saudi Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel. Bendera Israel dan Arab Saudi. (Ilutrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal Bin Farhan, telah menolak kemungkinan normalisasi hubungan dengan Israel. Dia mengatakan bahwa, keinginan Palestina untuk membentuk sebuah negara harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Cara terbaik untuk membangun semangat itu adalah menemukan jalan untuk memecahkan masalah Palestina, dan menemukan jalan menuju negara Palestina," kata Faisal Bin Farhan. 

“Tanpa menyelesaikan konflik Palestina-Israel dalam jangka panjang yang berkelanjutan, kita tidak akan memiliki keamanan berkelanjutan yang nyata di kawasan ini," ujar Faisal, dilansir Middle East Monitor, Kamis (5/8).

Israel telah melakukan normalisasi hubungan dengan empat negara Arab yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko. Normalisasi itu dijembatani oleh Amerika Serikat (AS) melalui Kesepakatan Abraham atau Abraham Accord, yang diinisiasi di bawah pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Kesepakatan itu mendapatkan kecaman dari Palestina. Para pemimpin Palestina mengatakan, negara-negara yang melakukan normalisasi telah meninggalkan posisi bersatu, di mana negara-negara Arab akan berdamai setelah solusi dua negara tercapai.  Negosiasi Palestina dan Israel untuk mencapai solusi dua negara telah menemui jalan buntu selama bertahun-tahun. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement