Sejarah Komunitas Muslim di Manitoba yang Terlupakan

Kamis , 05 Aug 2021, 15:10 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Esthi Maharani
Ismael Mukhtar
Ismael Mukhtar

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ismael Mukhtar mengungkap fakta yang terlupakan tentang sejarah komunitas Muslim di Manitoba, Kanada. Ia menemukan fakta tersebut ketika ia mulai meneliti sejarah Muslim untuk buku barunya, "Manitoba Muslims: A History of Resilience and Growth." Bukunya itu menyoroti sejarah komunitas yang hampir terlupakan di Manitoba.

 

Terkait

"Saya menemukan bahwa ada bab dari sejarah komunitas ini yang belum didokumentasikan dan pada dasarnya telah dilupakan," kata Mukhtar kepada pembawa acara Up to Speed CBC, Marjorie Dowhos, dilansir di laman About Islam, Rabu (4/8).

Penelitiannya yang luas menemukan bahwa Muslim pertama tiba di provinsi tersebut pada awal 1900-an dan kemudian membangun masjid pertama di sana. Ini terjadi jauh sebelum komunitas Muslim yang tumbuh pesat berada di bawah 1.000 orang pada 1970-an dan mencapai sekitar 20.000 saat ini.

Beberapa pendiri komunitas telah meninggal dan ingatan mereka mulai memudar. Karena itulah, Mukhtar yakin jika bukunya itu didorong untuk melestarikan sejarah komunitas di Manitoba.

Selain menelusuri Muslim awal, buku ini juga melihat beberapa tantangan yang dihadapi masyarakat, mulai dari stereotip hingga vandalisme Islamofobia hingga masalah yang dilihat wanita Muslim di tempat kerja.

"Buku ini mencoba memberikan pandangan yang lebih dalam tentang sifat tantangan ini dan bagaimana masyarakat telah mengatasinya," kata Mukhtar.

Mukhtar mengatakan, dia berharap buku itu akan membantu mengungkap misteri tentang umat Muslim bagi orang-orang di Manitoba. Ia juga berharap buku itu menunjukkan seberapa dalam hubungan dari sejarah komunitasnya dengan cerita yang lebih luas di provinsi tersebut.

"Muslim di Manitoba, mereka ada di setiap jalan kehidupan: mereka dalam profesi medis, mereka dalam keuangan, mereka dalam bisnis," katanya.

"Kita semua berada di provinsi yang sama dan sejarah kita adalah satu. Masa depan kita adalah satu. Jadi jika komunitas Muslim berkembang, seluruh masyarakat berkembang." tambahnya.

Survei Rumah Tangga Nasional 2011 Kanada menemukan bahwa Islam dianut oleh 3,2 persen dari total populasi di negara itu. Angka itu menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di Kanada setelah Kristen.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini