Sabtu 07 Aug 2021 09:13 WIB

RS di Lokasi Calon Ibu Kota Negara Resmi Beroperasi

RSUD Pratama di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU memiliki 33 tempat tidur.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo melewati jalan berlumpur saat meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).
Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Mobil yang membawa Presiden Joko Widodo melewati jalan berlumpur saat meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, PENAJAM -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, resmi beroperasi. RSUD didirikan di kawasan yang telah ditetapkan sebagai lokasi calon ibu kota negara (IKN).

"Keberadaan rumah sakit tipe D pratama ini kami harap dapat memacu semangat untuk memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna dan prima," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kabupaten PPU Muliadi di Kabupaten PPU, Sabtu (7/8).

RSUD Pratama Sepaku yang memiliki 33 tempat tidur, selesai pembangunannya pada 2018. Hanya saja, karena izin operasionalnya baru keluar tahun ini, maka pada 2021 baru bisa dioperasikan.

Kepada para petugas RS, baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan, Muliadi berpesan agar mereka terus bersemangat dalam menjalankan tugas. Petugas di RS wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sikap yang ramah dan tulus.

Apalagi, sambung dia, tugas yang diemban di RS memang membutuhkan pendekatan psikologis pasien. Sehingga pasien merasakan kenyamanan dalam menjalani perawatan hingga akhirnya cepat sembuh.

"Kepada pengelola Rumah Sakit Pratama Sepaku, kiranya senantiasa menjaga dan memelihara sarana dan prasarana rumah sakit dengan baik, agar dapat dimanfaatkan optimal dan berkesinambungan," ucap Muliadi.

RS yang mulai dioperasikan pada Kamis (5/8), diyakini dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, terutama masyarakat dengan ekonomi terbatas, khususnya warga yang bermukim di Kecamatan Sepaku. Menurut Muladi, beroperasinya RS merupakan kado istimewa bagi masyarakat Kabupaten PPU.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement