Kamis 12 Aug 2021 21:29 WIB

Bangladesh Desak Kanada Dukung Kasus Genosida Rohingya

Bangladesh saat ini menjadi rumah bagi sekitar 1,2 juta Muslim Rohingya

Bangladesh saat ini menjadi rumah bagi sekitar 1,2 juta Muslim Rohingya.
Bangladesh saat ini menjadi rumah bagi sekitar 1,2 juta Muslim Rohingya.

REPUBLIKA.CO.ID, DHAKA - Menanggapi seruan Dhaka, Kanada mengatakan akan mempertimbangkan untuk memberikan dukungan keuangan kepada Gambia untuk kasus genosida Rohingya oleh Myanmar di Mahkamah Pidana Internasional (ICJ).

"Menteri Luar Negeri Bangladesh AK Abdul Momen membahas masalah ini selama pertemuan virtualnya dengan Karina Gould, menteri pembangunan internasional Kanada," kata Kementerian Luar Negeri Bangladesh dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Gould mengatakan Ottawa akan mempertimbangkan kemungkinan dukungan keuangan Kanada untuk kasus ICJ terhadap Rohingya.

Dia memberi tahu Momen bahwa Kanada telah “mengalokasikan 288 juta dolar Kanada [USD230 juta] untuk tiga tahun ke depan untuk program yang terkait dengan masalah Rohingya".

Dalam pertemuan tersebut, Momen juga menekankan perlunya PBB dan komunitas internasional untuk mendukung operasi kemanusiaan di Pulau Bhashan Char, di mana Bangladesh merelokasi lebih dari 20.000 pengungsi Rohingya.

Bangladesh saat ini menjadi rumah bagi sekitar 1,2 juta Muslim Rohingya yang melarikan diri dari operasi brutal militer di negara bagian Rakhine, Myanmar, pada Agustus 2017.

Momen mengatakan repatriasi pengungsi Rohingya “tetap menjadi prioritas bagi Bangladesh dan untuk Rohingya sendiri". Dia pun mendesak Kanada untuk mengambil peran utama dalam masalah ini.

Sementara itu, Gould menekankan pentingnya akses ke pendidikan berkualitas bagi anak-anak Rohingya.

Momen sepakat dengan hal itu dengan menambahkan bahwa “kurangnya pendidikan dan hak-hak lain untuk Rohingya dapat menyebabkan radikalisasi dan ekstremisme, sehingga krisis harus diselesaikan sesegera mungkin".

Dia juga menegaskan kembali usulan Bangladesh agar Badan Pengungsi PBB dapat merekrut guru dari Myanmar.

“Jika pendidikan dan kesehatan bagi warga Rohingya yang tersisa di Rakhine dapat dijamin oleh PBB dengan menginvestasikan lebih banyak sumber daya di sana, ini akan mendorong pengungsi Rohingya di Bangladesh untuk kembali ke tanah air mereka,” jelas dia.

Menlu juga mengimbau Kanada untuk memberikan lebih banyak vaksin Covid-19 ke Bangladesh, khususnya untuk pengungsi Rohingya.

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/bangladesh-desak-kanada-dukung-mahkamah-internasional-dalam-kasus-genosida-rohingya/2332612
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement