Jumat 13 Aug 2021 09:52 WIB

LazisMu Beri Beasiswa kepada Mahasiswa UMS Terdampak Pandemi

Program beasiswa ini tidak ada proses seleksi, melainkan dipilih berdasarkan kriteria

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu) memberikan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Eva Nursifa Fauziah Suwandi, yang terdampak pandemi Covid-19. Mahasiswa Teknik Industri UMS tersebut menerima Beasiswa Sang Surya dari LazisMu pada Rabu (11/8).
Foto: istimewa
Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu) memberikan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Eva Nursifa Fauziah Suwandi, yang terdampak pandemi Covid-19. Mahasiswa Teknik Industri UMS tersebut menerima Beasiswa Sang Surya dari LazisMu pada Rabu (11/8).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO--Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu) memberikan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Eva Nursifa Fauziah Suwandi, yang terdampak pandemi Covid-19. Mahasiswa Teknik Industri UMS tersebut menerima Beasiswa Sang Surya dari LazisMu pada Rabu (11/8).

Ketua LazisMu UMS, Mahasri Shobahiya, menjelaskan, beasiswa yang diberikan oleh LazisMu bertujuan untuk membantu Eva yang telah kehilangan kedua orang tuanya di masa pandemi Covid-19. "Beasiswa berupa pembayaran SPP penuh selama masa perkuliahan hingga semester ke-8," terang Mahasri seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (12/8).

Mahasri juga menambahkan program beasiswa ini tidak ada proses seleksi, melainkan dipilih berdasarkan kriteria tertentu. "Program ini tidak berdasarkan seleksi, tetapi jika ada mahasiswa yang telah memenuhi kriteria-kriteria tertentu. Salah satunya seperti Eva, maka akan kami bantu," katanya.

Mahasri menjelaskan Beasiswa Sang Surya berawal dari Gerakan Sabtu 1000 yang bekerja sama dengan BEM Fakultas, Mentoring, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang dilakukan sebelum pandemi Covid-19. Gerakan ini juga diperuntukkan bagi mahasiswa-mahasiswa yang layak dibantu untuk kelancaran studi.

Selanjutnya, karena  terhentinya Gerakan Sabtu 1000 lantaran pandemi, LazisMu mengambil kebijakan untuk memanfaatkan Dana Zis dari potongan zakat dosen dan karyawan untuk membantu mahasiswa yang terdampak secara ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Eva Nursifa mengungkapkan dirinya sangat terbantu dengan beasiswa dari LazisMu. Setelah ayahnya meninggal, dia tidak memiliki pemasukan."Alhamdulillah saya sangat terbantu dengan adanya Beasiswa Sang Surya ini, karena Ayah sudah wafat dan beliau satu-satunya yang mencari nafkah, sehingga tidak ada pemasukan sejauh ini," kata Eva.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement