Selasa 17 Aug 2021 08:31 WIB

HUT RI, Pansaka Sebarkan Lebih dari 35 Ribu Sembako

Bulan lalu Pansaka melanjutkan komitmen program charity dengan vaksinasi massal.

Rep: Arie Lukihardianti / Red: Agus Yulianto
Pansaka menyebarkan lebih dari 35 ribu goodie bag berisi sembako untuk memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat di tiga provinsi.
Foto: Istimewa
Pansaka menyebarkan lebih dari 35 ribu goodie bag berisi sembako untuk memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat di tiga provinsi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pandemi Covid 19 masih belum berakhir walaupun sudah lebih dari satu tahun kondisi ini berlangsung. Pandemi yang berkepanjangan mengakibatkan dampak yang meluas ke seluruh masyarakat Indonesia. 

Berdasarkan Databoks, lebih dari 35 persen masyarakat kehilangan mata pencahariannya. Selain itu, 74 persen anak putus sekolah karena tidak memiliki biaya. Tak sedikit juga anak yang menjadi yatim/piatu ketika orang tuanya menjadi korban Covid-19. 

Melihat dampak pandemi Covid-19 yang begitu luas ke masyarakat Indonesia, para owner Pansaka tergerak hatinya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi. Pansaka menyelenggarakan sebuah acara “Pansaka Charity, Indahnya Berbagi saat Pandemi” yang diadakan pada 17 Agustus 2021. Acara tersebut digelar sekaligus untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Menurut CEO Pansaka, Wahyu Kenzo, di acara ini, Pansaka menyebarkan lebih dari 35 ribu goodie bag berisi sembako untuk memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat di 3 Provinsi dan 5 kota besar di Indonesia. Beberapa kota yang menjadi sasaran antara lain, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa  Barat, Provinsi Bali, Jakarta, Tangerang, Riau, Medan, dan Banda Aceh. 

"Mengingat PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) masih berlangsung, maka acara ini digelar secara online dan serentak di kota-kota besar tersebut untuk menghindari penyebaran virus Covid-19," ujar Wahyu dalam siaran persnya, Selasa (17/8).

Wahyu mengatakan, gerakan charity ini sejalan dengan misi Pansaka yang ingin memberikan kesempatan ke semua orang untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. "Semoga acara charity ini bisa sedikit meringankan beban teman-teman yang sedang terdampak pandemi. Kami juga berharap semoga pandemi ini segera berakhir dan Indonesia segera bangkit," katanya.

Menurut Wahyu yang memilik nama lengkap Dinar Wahyu Saptian Dyfrig ini, program charity tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pansaka untuk membantu meringankan beban pemerintah akibat pandemi. 

"Setelah bulan lalu ikut berkontribusi dalam program vaksinasi massal, Pansaka melanjutkan komitmen dengan program charity ini. Diharapkan charity ini benar-benar bisa membantu masyarakat yang terdampak," kata Wahyu Kenzo. 

Bantuan dari Pansaka untuk Provinsi Jabar sudah diterima Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (14/8). Penyerahan bantuan turut disaksikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan guru besar bela diri tarung derajat  Aa Boxer. 

Adapun donasi yang diberikan Pansaka, yakni 15 ribu paket sembako untuk disalurlan Pemda Provinsi Jabar. Pansaka juga mendonasikan 1.000 paket sembako dan 100.000 masker medis untuk disalurkan perguruan bela diri Tarung Derajat kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku terharu atas bantuan yang tak pernah henti dikucurkan dalam membantu masyarakat Jabar. Menurutnya, setelah 1,5 tahun lebih pandemi bantuan dari berbagai pihak masih saja mengalir. Apalagi, momen kali ini bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI.

"Nah kami dalam rangka 17 Agustus peringatan 76 tahun kemerdekaan sangat terharu masih banyak mereka-mereka yang bela negara untuk memberikan bantuan kepada yang terdampak," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Menurutnya, bantuan yang dititipkan ke Pemprov Jabar akan langsung disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Emil juga berharap, bantuan yang dititipkan ke Tarung Derajat dapat disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan dan tepat sasaran. 

"Tidak penting tangan siapa yang menyampaikan, yang penting manfaat terasa oleh masyarakat bahwa kita hadir sesama kita. Semangat silih asih, silih asuh, silih asah, silih wawangi silih tulungan, itulah semangat yang hadir di hari ini," kata Emil. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement