Rabu 18 Aug 2021 15:00 WIB

Tujuh Titik Panas Kembali Muncul di Pulau Sumba

Sebaran titik panas paling banyak ada di Sumba Barat Daya dengan empat titik panas.

Ilustrasi Kebakaran Hutan
Foto: Antara/FB Anggoro
Ilustrasi Kebakaran Hutan

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG) mencatat ada tujuh titik panas kembali muncul di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

"Sebaran titik panas kembali muncul di Pulau Sumba yaitu di Kabupaten Sumba Barat dua titik, Sumba Timur satu titik, dan Sumba Barat Daya empat titik," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi di Kupang, Rabu (18/8).

Titik panas ini diketahui muncul pada Selasa (17/8) pukul 08.00-18.00 WITA dengan tingkat kepercayaan di atas 80 persen. Ia menjelaskan sebelumnya pada Senin (16/8) sebanyak tujuh titik panas juga muncul di Pulau Sumba yaitu di Sumba Timur lima titik serta Sumba Tengah dan Sumba Barat masing-masing satu titik.

Agung menjelaskan kemunculan titik panas terdeteksi berdasarkan analisis peta sebaran titik panas dengan pantauan Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP dan NOAA20 oleh Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN).

Satelit akan mendeteksi anomali suhu panas dalam luasan 1 km persegi. Pada suatu lokasi di permukaan bumi akan diobservasi 2-4 kali per hari. Citra satelit tersebut hanya menilai anomali reflekstivitas dan suhu sekitar yang diinterpretasikan sebagai titik panas.

"Penyebab adanya anomali tersebut tidak dapat kami pastikan," katanya.

Agung mengatakan namun demikian pada wilayah yang tertutup awan, maka titik panas tidak dapat terdeteksi. Kondisi kekeringan dan hembusan angin yang kencang, kata dia juga menjadi penyebab tidak langsung dalam sebaran suatu titik panas tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement