Rabu 01 Sep 2021 12:48 WIB

Keistimewaan Bait Al Haram di Makkah

Allah SWT telah menyebutkan beberapa keistimewaan Bait Al Haram di Makkah

Rep: Ali Yusuf/ Red: Esthi Maharani
Ratusan Jamaah haji bertawaf mengelilingi Kabah dengan menjaga jarak sosial  di Masjidil Haram di kota suci Muslim Mekah, Arab Saudi, Rabu (29/7/2020).
Foto: AP
Ratusan Jamaah haji bertawaf mengelilingi Kabah dengan menjaga jarak sosial di Masjidil Haram di kota suci Muslim Mekah, Arab Saudi, Rabu (29/7/2020).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Dalam surah Ali Imran, Allah SWT berfirman bahwa tempat ibadah pertama yang dibangun untuk sarana ibadah ada di Makkah (Baitullah). Ash Shabuni seperti dikutip Ichsanuddin Kusumadi dalam bukunya Memahami Haji dan Umrah menyebutkan surah Ali Imran ayat 96-97 memberikan pemahaman makna keistimewaan secara global.

"Allah SWT telah menjelaskan eksistensi rumah ini (Baitul Haram) dan juga memaparkan berbagai keistimewaan dan keutamaannya," kata Ichsanuddin Kusumadi.

Baitul Haram adalah rumah yang mula-mula dibangun untuk sarana ibadah bagi umat manusia. Ia dibangun oleh Nabi Ibrahim as bersama putranya Ismail as agar menjadi tempat berkumpul bagi seluruh umat manusia dan sebagai tempat yang aman sentosa.

Beberapa abad kemudian dibangunlah masjid Al-Aqsa oleh Nabi Sulaiman as yang berarti bahwa Baitul haram adalah merupakan kiblat yang pertama kali. Di permukaan bumi ini tidak ada tempat yang dibangun oleh para nabi yang mendahului Baitul atiq (Baitul Haram).

"Allah SWT telah menyebutkan beberapa keistimewaannya, sehingga ia patut diutamakan melebihi masjid-masjid yang lain," katanya.

Masjid Haram merupakan kiblat para nabi negeri yang aman sentosa, di dalamnya terdapat tanda-tanda yang nyata, seperti Bukit Safa dan Marwah, air zam-zam, tembok Kabah, Hajar Aswad, Makam Ibrahim dan sebagainya.

Masjid Haram dijadikan oleh Allah sebagai tempat yang penuh dengan Hidayah dan lampu Pelita, dan telah mewajibkan haji ke tempat ini. Banyak umat manusia yang datang ke sana dari segenap penjuru dunia untuk menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka supaya mereka menyebut nama Allah SWT pada hari-hari yang telah ditentukan.

Ada pula penemuan yang menjelaskan bahwa tanah Haram Mekkah itu merupakan titik tengah seluruh lempengan bumi. "Sehingga jika semua mengalami pergeseran maka tanah haram ini tidak akan bergeser ke mana-mana," katanya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement