Deretan Kandidat Muslim di Pemilihan Kanada

Selasa , 07 Sep 2021, 10:11 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Esthi Maharani
Pemilu / Ilustrasi
Pemilu / Ilustrasi

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kanada akan menggelar Pemilihan Federal yang dijadwalkan pada 20 September 2021. Ada sejumlah nama kandidat Muslim yang ikut mencalonkan diri dalam pemilu untuk memilih anggota House of Commons ke-44 Parlemen Kanada tersebut.

 

Terkait

Muslim Link menyusun daftar nama-nama kandidat Muslim di Pemilihan federal Kanada yang akan datang. Daftar tersebut disusun bertujuan untuk merayakan keragaman komunitas Muslim Kanada yang ingin mengabdi pada negara dan komunitas mereka.

Berikut 15 kandidat Muslim yang ikut meramaikan pemilihan federal Kanada 2021, dilansir di laman About Islam, Sabtu (4/9):

1. Ziad Aboultaif

Ziad Aboultaif adalah politisi Kanada yang pertama kali terpilih untuk mewakili Edmonton Manning di House of Commons dalam pemilihan federal 2015.

2. Nadeem Akbar

Nadeem Akbar adalah kandidat Partai Konservatif Kanada untuk Milton. Secara profesional, Nadeem adalah konsultan IT perusahaan dengan pengalaman lebih dari 17 tahun.

3. Omar Alghabra

Omar Alghabra adalah politisi Kanada yang menjabat sebagai menteri transportasi sejak 2021. Anggota Partai Liberal ini telah mewakili  Mississauga Centre di House of Commons sejak pemilihan 2015.

4. Ali Ehsassi

Kemenangan Ali Ehsassi menandai tonggak sejarah, karena ia adalah salah satu dari dua orang Kanada keturunan Iran pertama yang pernah terpilih menjadi anggota Parlemen federal Kanada, dengan rekannya Majid Jowhari. Ali Ehsassi terpilih pada 2015 sebagai perwakilan Liberal untuk Willowdale, Ontario.

5. Mohamed Hammoud

Mohamed merupakan seorang imigran dari Lebanon yang dibesarkan di St. Thomas, Ontario. Kini, ia dengan bangga menyebut London sebagai rumah bersama istrinya Nada, ketiga anak mereka dan ibunya. Mohamed adalah seorang pemimpin perusahaan teknologi London.

6. Majid Jowhari

Warga Iran-Kanada ini sebelumnya adalah seorang insinyur profesional dan ia memperoleh gelar M.B.A. dari Schulich School of Business di York University. Terpilih pada 2015, Majid Jowhari mendirikan dan menjabat sebagai Ketua Kaukus Kesehatan Mental Liberal yang kemudian diperluas menjadi Kaukus Kesehatan Mental Parlemen Seluruh Partai.

7. Ahmed Hussen

Ahmed Hussen merupakan seorang Somalia-Kanada yang memiliki gelar Sarjana Hukum dari University of Ottawa. Dia pertama kali terpilih pada 2015, saat menjabat sebagai Menteri Imigrasi, Pengungsi dan Kewarganegaraan.

8. Iqra Khalid

Iqra Khalid adalah warga Kanada asal Pakistan. Terpilih pada 2015, Khalid memperkenalkan mosi M-103 anggota swasta yang meminta pemerintah untuk mengembangkan strategi untuk mengatasi rasisme sistemik dan diskriminasi agama. Mosi tersebut dikembangkan sebagai tanggapan atas petisi yang mengutuk Islamofobia di Kanada

9. Hawa Mire

Hawa Yahia Mire adalah pemilik usaha kecil dan pengelola komunitas dengan pengalaman dua dekade mengubah sektor nirlaba. Keluarga Hawa datang ke Kanada dari Somalia ketika dia masih balita.

10. Hibo Mohamed

Hibo telah menjadi sukarelawan di Institute for Sexual Minority Studies & Services di University of Alberta. Ia memastikan keragaman gender di semua tingkat pemerintahan. Hibo juga seorang seniman profesional yang terkenal

11. Maryam Monsef

Maryam Monsef adalah seorang warga Kanada-Afghanistan, yang memiliki gelar Bachelor of Science di bidang Psikologi dari Trent University. Pertama kali terpilih pada 2015, Maryam Monsef diangkat sebagai Menteri Lembaga Demokrasi pada 2015. Pada 2017, dia menjadi Menteri Status Perempuan kemudian berubah menjadi Menteri Perempuan dan Kesetaraan Gender.

12. Huda Mukbil

Huda adalah seorang ibu, pegawai negeri, dan pakar keamanan nasional dengan pengalaman 18 tahun di posisi kepemimpinan dalam pemerintahan Federal.

13. Maleeha Shahid

Maleeha Shahid adalah kandidat Konservatif untuk Whitby untuk pemilihan federal mendatang. Maleeha terpilih pada 2018 ke Dewan Kota Whitby sebagai Penasihat untuk East Ward 4.

14. Salma Zahid

Warga Kanada-Pakistan ini menjadi pejabat terpilih pertama yang mengenakan jilbab di Parliament Hill, saat dia memutuskan untuk mengenakan jilbab ketika pulih dari perawatan kanker dan kemoterapi.

15. Sameer Zuberi

Dia telah bekerja di bidang administrasi universitas, hukum, hubungan media, hak asasi manusia, dan bertugas di Pasukan Cadangan Kanada.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini