Pameran di Mesir, Catat Potensi Transaksi 3,26 Juta Dolar AS

Jumat , 10 Sep 2021, 16:37 WIB Reporter :Dedy Darmawan Nasution/ Redaktur : Esthi Maharani
Pameran produk Indonesia di Mesir / Ilustrasi
Pameran produk Indonesia di Mesir / Ilustrasi

IHRAM.CO.ID, KAIRO -- Indonesia berhasil membukukan potensi transaksi sebesar 3,26 juta dolar AS atau sekitar Rp 46,40 miliar pada pameran promosi produk-produk unggulan Indonesia di kota wisata Luxor, Mesir.

 

Terkait

Produk-produk Indonesia yang dipamerkan antara lain kopi, teh, rempah-rempah, kelapa serut, bumbu masakan, produk makanan dan minuman, kerajinan tangan, fesyen tenun, serta produk- produk industri strategis.

“Capaian tersebut berasal dari permintaan produk hasil pertanian seperti kopi, teh, kelapa serut, bubuk kakao, lengkuas, kapulaga, dan rempah-rempah lainnya senilai 1,90 juta dolar AS atau sekitar Rp 27,16 miliar, serta produk manufaktur seperti suku cadang perabot elektronik rumah tangga dan alat pendingin senilai  1,35 juta dolar AS atau sekitar Rp 19,24 miliar,” kata Atase Perdagangan Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi

Sekitar 48 pelaku usaha Mesir dari berbagai sektor menghadiri pameran produk-produk unggulan Indonesia tersebut. Turut hadir salah satu pelaku usaha dari Jawa Barat yang membawahi Asosiasi Dagang dan Inkubasi Bisnis (ASDIN) Pesantren Indonesia.

Pelaku usaha tersebut mengusung beberapa produk pangan unggulan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti kopi arabika, kopi robusta, gula aren, briket arang, kayu medium-density fiberboard (MDF), dan produk makanan minuman lainnya, Produk-produk tersebut diproduksi oleh kelompok masyarakat dari elemen UMKM pesantren di Jawa Barat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menekankan perlunya strategi promosi yang inovatif, terdiversifikasi, terdiferensiasi, perhatian pada pengembangan produk, serta penekanan pada pentingnya kerja sama yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif untuk memajukan industri kreatif Indonesia.

Sementara itu, Dubes RI untuk Mesir, Lutfi Rauf menyampaikan peningkatan kerja sama dan kolaborasi Indonesia–Mesir di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi baik di masa pandemi maupun pascapandemi. Sehingga, kedua negara dapat saling melengkapi berbagai kebutuhan pokok dan esensial yang dibutuhkan baik untuk konsumsi rumah tangga maupun kepentingan industri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini