TGH Umar Kelayu Sesepuh Para Tuan Guru (II-Habis)

Rabu , 15 Sep 2021, 13:25 WIB Reporter :Muhyiddin/ Redaktur : Agung Sasongko
Ulama tempo dulu mengajar para santrinya.
Ulama tempo dulu mengajar para santrinya.

Setelah beberapa tahun memberikan pengajian pada masyarakat Lombok, TGH Umar kemudian berangkat lagi ke Makkah untuk kedua kalinya. Dalam kesempatan ini, dirinya diminta untuk mengajar pada pengajian halaqah ma'had di Masjidil Haram. Murid-muridnya berasal dari pelbagai penjuru dunia, termasuk Nusantara. Mereka begitu semangat mendalami ilmu-ilmu agama.

 

Terkait

Namun, ada kalanya sang tuan guru mendapati, murid-muridnya yang dari Asia Tenggara belum begitu menguasai bahasa Arab. Sementara, pengajian halaqah di Masjidil Haram menggunakan kitab-kitab berbahasa Arab.

Hal ini membuat mereka sering tidak dapat mengikuti pengajian sesuai yang diharapkan. Atas dasar itu, TGH Umar kemudian membuka pengajian halaqah yang menggunakan pengantar bahasa Melayu.

Seperti tercatat dalam manaqib para tuan guru Lombok, TGH Umar Kelayu adalah ulama yang paling populer dan paling diminati para murid dari Lombok. Banyak alasan yang membuatnya sangat digemari oleh para penuntut ilmu, khususnya yang dari Lombok.

Dalam salah satu penelitiannya yang berjudul Intelektualisme Pesantren: Studi Geneologi dan Jaringan Keilmuan Tuan Guru di Lombok Adi Fadli menjelaskan argumen yang paling memungkinkan untuk menjelaskan hal tersebut.