Lima Orang Afghanistan yang Berpengaruh di Timur Tengah

Kamis , 16 Sep 2021, 13:24 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
jalaluddin rumi
jalaluddin rumi

4. Jamaluddin Afganistan

 

Sayed Jamal ad-Din Asadabadi atau yang paling sering disebut sebagai al-Afghani adalah seorang aktivis politik abad ke-19. Dia merupakan politisi dan jurnalis yang lahir pada tahun 1838 dan melakukan perjalanan ke seluruh dunia Muslim untuk mengadvokasi persatuan pan-Islam.

Terkait

Tempat kelahirannya masih diperdebatkan. Beberapa orang mengklaim dia lahir di Afghanistan sementara yang lain mengklaim dia adalah orang Iran yang menyamar sebagai orang Afghanistan untuk menghindari tuduhan sebagai seorang syiah di antara sebagian besar kalangan Sunni.

Dia memulai karirnya di British India dengan membangun pola perjalanan di seluruh dunia Muslim. Pada tahun 1866, al-Afghani mengambil pos di pemerintahan Afghanistan. Inti dari ideologinya adalah persatuan pan-Muslim dan satu-satunya cara untuk mengatasi campur tangan Barat di dunia Islam adalah atas dasar perjuangan bersama.

Al-Afghani meninggal karena kanker di Turki pada Maret 1897. Pemerintah Afghanistan meminta jenazahnya dikembalikan ke Afghanistan pada tahun 1944 di mana sebuah makam dibangun untuk mengenangnya.

5. Ibrahim bin Adham

Ibrahim ibn Adham yang juga disebut sebagai Ibrahim Balkhi, lahir di Balkh, Afghanistan pada tahun 718 M dari keluarga Arab aristokrat. Dalam sebuah cerita yang menggemakan Gautama, Sang Buddha Ibn Adham memilih kehidupan pertapa setelah menyerahkan tahtanya.

Dia percaya tidak mungkin menemukan Tuhan jika terganggu oleh kemewahan. Ibn Adham adalah seorang bijak yang bijaksana. Dia bepergian melintasi berbagai wilayah dan akhirnya meninggal di Suriah pada 776 M. Ibn Adham sering tampil dalam legenda sufi.