Umat Islam Perlu Jaga Bumi dari Perubahan Iklim

Jumat , 24 Sep 2021, 04:06 WIB Reporter :Rossi Handayani/ Redaktur : Agung Sasongko
Bumi berada dalam jarak yang paling dekat dengan Matahari. (ilustrasi)
Bumi berada dalam jarak yang paling dekat dengan Matahari. (ilustrasi)

"Kenyataannya adalah bahwa sangat sedikit hal yang bisa lebih Islami daripada melindungi ciptaan Tuhan yang berharga: bumi. Tradisi kenabian juga kaya akan referensi tentang akuntabilitas kita sebagai umat Islam untuk bertin1dak sebagai penjaga lingkungan," ucap Omer.

 

Terkait

Manusia harus dapat menjaga bumi yang telah diwariskan. Hal ini seperti yang dikatakan Nabi Muhammad: "Sesungguhnya dunia ini manis dan hijau (indah). Dan sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menguasakan kepada kalian untuk mengelola apa yang ada di dalamnya, lalu Dia melihat bagaimana kalian berbuat" (HR. Muslim)

Kesadaran lingkungan dan perlindungan sumber daya alam merupakan bagian integral dari Islam. Ada keseimbangan yang rapuh di bumi dan sebagai Muslim, maka umat berkewajiban untuk menjaga keseimbangan ini.

"Mari kita semua memainkan peran kita, sekecil apa pun, dalam menyelamatkan planet kita. Kami berutang ini kepada generasi berikutnya. Diperlukan tinjauan instan dan menyeluruh. Kita tidak bisa melanjutkan dengan cara ini tanpa perubahan yang tidak dapat diubah," kata Omer.

 

"Perubahan iklim adalah bagian dari percakapan politik yang belum pernah ada sebelumnya; kesadaran bukanlah yang dibutuhkan. Kami membutuhkan tindakan. Iman kita menuntut ini. Kemanusiaan kita menuntutnya," lanjutnya.