Masjid di Pakistan Jadi Lokasi Pelatihan Pertolongan Pertama

Jumat , 24 Sep 2021, 16:34 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Esthi Maharani
Orang-orang melakukan sholat subuh di Masjid Agung Faisal, di Islamabad, Pakistan, Senin, 3 Mei 2021.
Orang-orang melakukan sholat subuh di Masjid Agung Faisal, di Islamabad, Pakistan, Senin, 3 Mei 2021.

IHRAM.CO.ID, LAHORE -- Asosiasi Medis Islam Pakistan (Pakistan Islamic Medical Association/PIMA) akan menyelenggaran workshop tentang penyelamatan jiwa bagi warga biasa di masjid-masjid di seluruh negeri pada Sabtu (25/9). PIMA telah memiliki sekitar 189 masjid di seluruh Pakistan untuk lokasi lokakarya Bantuan Hidup Dasar (BLS).

 

Terkait

Dalam siaran pers yang dirilis PIMA Centre pada Kamis (23/9), tujuan yang dijelaskan dari kegiatan ini adalah untuk membimbing dan melatih warga umum tentang pertolongan pertama yang dapat diberikan untuk setiap korban dari henti jantung mendadak, gagal jantung atau henti nafas, terutama di mana fasilitas dasar untuk menyelamatkan hidup yang berharga tidak tersedia.

Direktur PIMA Relief, Dr M Afzal Mian, mengatakan bahwa sejumlah besar orang menderita serangan jantung di rumah atau di tempat kerja dan kehilangan nyawa karena ketidaktahuan akan teknik bantuan hidup dasar. Ia lebih lanjut meyakinkan bahwa banyak nyawa dapat diselamatkan dengan pelatihan Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) yang mudah dipelajari.

"RJP merupakan tindakan pertolongan pertama darurat yang diterapkan untuk menjaga pernapasan dan peredaran darah pada seseorang yang napas dan detak jantungnya tiba-tiba berhenti," kata Afzal Mian, dilansir di The News, Jumat (24/9).

Proyek Penyelamatan Jiwa ini pertama kali diprakarsai secara luas oleh British Islamic Medical Association pada 2014. Inisiatif itu kemudian diadopsi oleh semua asosiasi dokter termasuk PIMA, yang berafiliasi dengan Federation of Islamic Medical Associations (FIMA). Sementara itu, 26 September ditandai untuk mengadakan sesi dukungan hidup di masjid-masjid di seluruh dunia. (Kiki Sakinah)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini