Masjid Pakistan Berusia Seribu Tahun yang Masih Bertahan

Sabtu , 02 Oct 2021, 11:17 WIB Reporter :Ratna Ajeng Tejomukti/ Redaktur : Muhammad Hafil
Masjid Pakistan Berusia Seribu Tahun yang Masih Bertahan
Masjid Pakistan Berusia Seribu Tahun yang Masih Bertahan

IHRAM.CO.ID, SWAT --  Masjid Sultan Mahmud Ghaznavi, yang dibangun seribu tahun yang lalu, adalah salah satu masjid tertua yang terletak di Swat, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan.

 

Terkait

Dilansir di samaa.tv, Jumat (1/10), sisa-sisa arsitektur berbatunya terletak di padang rumput di gunung yang menjulang tinggi. Meskipun masjid ini menghadapi badai, terjangan banjir, dan gempa bumi yang mengguncang tembok besarnya, ia masih berdiri sampai sekarang.

Baca Juga

Masjid Ghaznavi digali pada tahun 1984 oleh para arkeolog Italia setelah sebuah batu berukir prasasti ditemukan di situs tersebut. Arkeolog Italia Umberto Scerrato di Ghazni menemukan masjid Sultan Mahmood di Swat.

"Dia menemukan Masjid Sultan Mahmood Ghaznavi, yang tertua di bagian utara negara itu dan bukti terbaik dari Islamisasi Lembah Swat pada awal milenium kedua, juga digali oleh U. Scerrato,” tulis Rida Arif Siddiqui.

Semua situs ini terletak di atau sekitar Lembah Swat. Penelitiannya untuk gelar Master berjudul 'Arkeologi Komunitas di Pakistan: Tiga situs di Gandhara sebagai studi kasus' untuk Departemen Arkeologi di İhsan Dogramaci Bilkent University di Ankara pada Mei 2018.

Pekerjaan arkeologi berlangsung di Swat pada 1950-an sebagai hasil dari upaya Guiseppe Tucci untuk mendirikan Misi Arkeologi Italia. Tujuan misi ini adalah untuk mempelajari sejarah agama Buddha di lembah Swat. Menurut Siddiqui, situs pertama yang digali adalah Butkara I, oleh Domenico Faccenna dari tahun 1956 hingga 1962.

“Dari batu itu mereka menemukan bahwa sebuah masjid telah dibangun di sini pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Ghaznavi,” kata Niaz Ali Shah, pejabat regional Departemen Arkeologi Swat.

Masjid itu dibangun oleh keponakan Mahmud antara 1048 dan 1049. Dia juga seorang prajurit di pasukannya. Masjid sebenarnya adalah universitas pada masa itu.

Bangunan ini memiliki asrama dan ruang kelas untuk pembelajaran Alquran. Pada tahun 2008, setelah berabad-abad hening, Azan kembali dikumandangkan dari masjid dan salat secara teratur dilaksanakan di sini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini