Dokumen Hubungan Saudi-Irak Dipamerkan di Riyadh Book Fair

Selasa , 05 Oct 2021, 13:33 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Esthi Maharani
Dokumen hubungan Saudi dan Irak
Dokumen hubungan Saudi dan Irak

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Pusat Arsip Nasional Saudi memamerkan dokumen tentang hubungan Saudi-Irak yang berusia lebih dari satu abad di Riyadh international Book Fair 2021. Arsip ini juga bagian dari pidato Ketua Dewan Syura di jalan haji dari Irak dengan tanggal 6 Zulqa'dah 1376 hijriah.

 

Terkait

Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (4/10), dokumen tersebut menunjukkan mendiang Raja Saud Bin Abdulaziz yang memerintahkan untuk mengangkat Menteri Luar Negeri Ibrahim Al-Sweil ke pangkat Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Raja Irak. Ini adalah bukti yang menunjukkan keinginan untuk meningkatkan perwakilan  politik antara Arab Saudi dan Irak.

Dokumen tersebut juga termasuk Perintah Kerajaan pada masa pemerintahan Raja Khalid Bin Abdulaziz untuk menyetujui perjanjian kerja sama antara Arab Saudi dan Irak di bidang spesialisasi kementerian dalam negeri di kedua negara. Ini merupakan tambahan untuk dokumen, di mana Raja Fahd Bin Abdulaziz memperbaiki perjanjian ekonomi dan komersial antara pemerintah Arab Saudi dan Irak.

Pusat Arsip Nasional juga berusaha memperkenalkan pengunjung pameran dengan publikasinya yang mencakup sejumlah jurnal berkala "Studi Dokumen" dan penelitian ilmiah di bidang dokumen. Mereka juga turut mengkaji upaya pemeliharaan dokumen melalui pendokumentasian 255.695 dokumen arsip, pengklasifikasian 135.900 dokumen dan penelaahan 262.914 dokumen.

Riyadh International Book Fair (RIBF) diadakan setiap tahun di Riyadh dan mewakili platform bagi perusahaan, institusi, dan individu yang bekerja dan tertarik pada sektor sastra, penerbitan, dan penerjemahan untuk mempresentasikan buku dan layanan mereka.

Selain peran utama pameran buku dalam mempromosikan dan mengembangkan minat membaca di masyarakat, upaya ini juga untuk meningkatkan kesadaran pengetahuan, budaya, sastra, dan seni, dengan memotivasi individu untuk mengunjungi pameran buku untuk melihat dan memperoleh budaya, sastra hingga karya pendidikan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini