Makanan Halal Berjaya di Masa Pandemi

Sabtu , 09 Oct 2021, 05:27 WIB Reporter :Lida Puspaningtyas/ Redaktur : Esthi Maharani
Makanan halal  (ilustrasi)
Makanan halal (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Sektor makanan halal mengalami kenaikan permintaan di tengah kondisi pandemi Covid-19. Founder PT Kampung Kearifan Indonesia (JAVARA), Helianti Hilman menyampaikan pandemi berdampak sangat positif pada bisnisnya.

 

Terkait

"Di masa pandemi ini kami justru bisa membuka pasar baru hingga tiga negara," katanya dalam konferensi pers Indonesia Sharia Economic Festival 2021, Jumat (8/10).

JAVARA memiliki produk organik unggulan yang telah berorientasi ekspor sejak lama. Pasarnya mulai dari Eropa, Amerika, Asia. Di masa pandemi ini, permintaan terus meningkat karena mudahnya transaksi secara daring.

 

Semula, JAVARA hanya mengurus sertifikasi makanan organik sesuai tujuan ekspor Eropa dan Amerika. Namun seiring dengan perluasan pasar, sejumlah negara menginginkan sertifikasi halal atas produknya. Sehingga ia pun mensertifikasi halal produk-produk JAVARA.

"Banyak negara di Eropa yang malah meminta sertifikasi halalnya, seperti partner di Swiss yang merupakan penyedia layanan catering untuk perusahaan penerbangan di Timur Tengah," katanya.

JAVARA pun sudah tembus penjualan di Timur Tengah. Secara umum, Helianti mengatakan bisnisnya tumbuh 28 persen selama 2020. Sejak 2019, JAVARA juga memasarkan produk di e-commerce dan pada 2020 mengalami kenaikan penjualan hingga 480 persen.

Tingkat ekspor juga terus meningkat karena tingginya permintaan. Tahun ini, JAVARA sukses penetrasi ke tiga negara pandemi. Menurut Helianti, pandemi tidak berdampak buruk pada permintaan. Namun demikian, logistik menjadi kendala paling signifikan.

"Problemnya bukan di pasar, tapi di logistik karena harga kontainer ke tujuan ekspor Amerika dan Eropa itu jadi naik 400 persen," katanya.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia atau idEA Bima Laga mengatakan, pemasaran secara online adalah cara yang harus dilakukan oleh pelaku usaha di masa pandemi. Menjajakan produk di etalase online akan membangun branding di masyarakat.

Meski tidak langsung berdampak pada penjualan, membangun brand ini adalah tahapan awal yang penting bagi sebuah bisnis. Maka ia mengajak para pelaku usaha untuk selalu memanfaatkan pameran online di berbagai kesempatan.

Platform niaga daring saat ini pun telah menyediakan section khusus produk-produk halal. Ini akan memudahkan masyarakat untuk terhubung dengan produk. Apalagi, kampanye bangga buatan Indonesia saat ini terus bergema.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini