Pernikahan Yahudi untuk Pertama Kali Digelar di Bahrain

Kamis , 14 Oct 2021, 07:36 WIB Reporter :Rizki Jaramaya/ Redaktur : Agung Sasongko
Sebuah rekaman video menunjukkan wisatawan Bahrain tengah mengunjungi Western Wall Plaza, sebuah situs suci dalam Yudaisme yang berdekatan dengan kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.
Sebuah rekaman video menunjukkan wisatawan Bahrain tengah mengunjungi Western Wall Plaza, sebuah situs suci dalam Yudaisme yang berdekatan dengan kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.

IHRAM.CO.ID, MANAMA -- Pesta pernikahan pasangan Yahudi untuk pertama kalinya dalam 52 tahun digelar di Bahrain. Pernikahan tersebut diselenggarakan oleh Ortodoks Union, yang merupakan organisasi Yahudi terbesar dan berbasis di Amerika Serikat (AS).

 

Terkait

Rabi dari Asosiasi Komunitas Yahudi Teluk, Eli Abadie mengatakan, pernikahan tersebut sangat penting dan bermakan karena pertama kalinya digelar di negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Baca Juga

"Saya merasa terhormat dapat meresmikan pernikahan ini. Saya sangat senang  melihat kebangkitan kehidupan Yahudi di wilayah ini dan mengalami peristiwa penting dalam kehidupan di GCC," kata Abadie, dilansir Middle East Monitor, Kamis (14/10).

Pasangan Yahudi yang menikah adalah putra dari mantan Duta Besar Bahrain untuk Amerika Serikat (AS) periode 2008-2013, Houda Nonoo. Dia mengunggah foto pernikahan putranya di Twitter. Nonoo adalah orang Yahudi pertama yang ditunjuk sebagai duta besar Bahrain. Dia merupakan perempuan ketika yang menjabat sebagai duta besar.

"Saya tahu bahwa setiap ibu berpikir pernikahan anak mereka adalah monumental. Sangat sulit menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan betapa berartinya pernikahan itu bagi mereka," kata Nonoo.