Dune, Film yang Terinspirasi dari Kultur Islam

Kamis , 21 Oct 2021, 12:49 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Esthi Maharani
Film bertabur bintang, Dune, mulai diputar di bioskop pada 13 Oktober 2021.
Film bertabur bintang, Dune, mulai diputar di bioskop pada 13 Oktober 2021.

IHRAM.CO.ID, NEW YORK -- Kepercayaan hingga kultur Islam dan Arab menjadi inspirasi utama pada novel fiksi ilmiah dan film "Dune". Sebuah cerita yang kemudian mempengaruhi banyak karya dalam genre tersebut seperti film populer "Star Wars".

 

Terkait

Film yang baru akan tayang pada 22 Oktober di HBO Max ini adalah adaptasi dari novel fiksi ilmiah 1965 karya Frank Herbert. Kisah ini sangat terpengaruh oleh citra dari dunia Islam dan Timur Tengah. Herbert juga menggunakan bahasa Timur Tengah, khususnya bahasa Arab di seluruh novelnya.

Dilansir dari Religion News Service, tokoh sentral dalam novel ini adalah Paul Atreides, putra penguasa Arrakis yang terbunuh. Fremen menyebut Atreides sebagai "Mahdi" atau yang dijanjikan.  Meskipun tidak disebutkan dalam Alquran, Mahdi dalam tradisi Islam adalah sosok yang diyakini banyak Muslim akan menyatukan dunia sebelum kembalinya Yesus di akhir zaman.  

Atreides juga mengambil nama "Muad'Dib" dalam novel yang diambil dari kata Arab yang berarti guru. Ini sekali lagi mengisyaratkan pengaruh Sufi pada pandangan agama yang dipegang oleh Fremen dalam buku tersebut, meskipun mereka digambarkan mengikuti keyakinan ZenSunni dalam novel, sebuah penggabungan dari Zen Buddhisme dan Islam Sunni.  Herbert sendiri adalah seorang mualaf dari agama Kristen ke agama Buddha.

Cerita dalam Dune sendiri mengingatkan ide-ide filsuf Islam Ibn Khaldun, yang karyanya menekankan sifat siklus pemerintahan di Afrika Utara, di mana rezim penguasa yang dekaden digulingkan secara berkala oleh kelompok-kelompok suku.  Seiring waktu, rezim baru yang berkuasa ini akan mencerminkan kebejatan rezim yang telah mereka gantikan dan menabur benih pemberontakan di masa depan.  

Kisah ini juga dipengaruhi oleh film ternama pada 1962, "Lawrence of Arabia" dan novel The Sabre of Paradise tentang Imam Shamyl, seorang syekh Sufi abad ke-19 di Kaukasus yang memimpin pemberontakan melawan Kekaisaran Rusia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini