Wapres: Rantai Nilai Halal Indonesia Harus Terintegrasi

Selasa , 26 Oct 2021, 01:43 WIB Reporter :Fauziah Mursid/ Redaktur : Agung Sasongko
Wakil Presiden Maruf Amin.
Wakil Presiden Maruf Amin.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin menekankan agar berbagai upaya dalam mengembangkan Halal Value Chain atau rantai nilai halal Indonesia harus komprehensif dan terintegrasi. Wapres mengatakan, Indonesia tidak dapat menjadi pusat halal dunia jika hanya fokus pada satu titik saja, misalnya pengembangan keuangan dan perbankan syariah.

 

Terkait

"Rantai nilai halal itu harus saling terintegrasi dan dikembangkan secara simultan mulai dari infrastruktur regulasi, pengembangan industri halal, keuangan syariah, dana sosial syariah, serta yang tidak kalah penting para pelaku usaha dan bisnis syariah," kata Wapres dalam acara Halal Trade Forum di Trade Expo Indonesia (TEI) 2021, Jumat (22/10).

Baca Juga

Wapres mengatakan, untuk menempatkan Indonesia sebagai Pusat Rantai Nilai Halal Global maka harus terdapat kapasitas serta instrumen yang diperlukan untuk memelopori halal system terpercaya.

Wapres pun mengajak untuk mengembangkan Halal Value Chain dengan empat langkah, yakni akselerasi sertifikasi halal, menguasai ekosistem pendukung ekspor produk halal, dimulai dari bahan baku, produksi, standar dan prosedur ekspor, hingga ke pemasaran. Lalu membuka dan menangkap peluang ekspor produk halal di era pemulihan ekonomi saat ini; serta kolaborasi dan integrasi usaha besar dengan koperasi dan UMKM.

"Keempat langkah yang saya sampaikan merupakan bentuk realisasi Halal Value Chain yang komprehensif – merupakan satu kesatuan," katanya.