ASEAN Diminta Perhatikan Nasib Rohingya

Ahad , 24 Oct 2021, 18:58 WIB Reporter :Puti Almas/ Redaktur : Agung Sasongko
Sebuah kuburan sedang dipersiapkan untuk menguburkan Mohibullah, perwakilan internasional pengungsi etnis Rohingya, di kamp pengungsi Rohingya di Kutupalong, Bangladesh, Kamis, 30 September 2021.
Sebuah kuburan sedang dipersiapkan untuk menguburkan Mohibullah, perwakilan internasional pengungsi etnis Rohingya, di kamp pengungsi Rohingya di Kutupalong, Bangladesh, Kamis, 30 September 2021.

Permintaan pemerintah bayangan Myanmar, Pemerintah Persatuan Nasional (NUG), untuk bergabung dalam KTT tersebut juga ditolak oleh ASEAN. Militer Myanmar mengeluarkan pernyataan terkait kekecewaan atas pengecualian tersebut. 

 

Terkait

 

Sementara, dalam masalah Rohingya, jauh sebelum kudeta, etnis ini telah hidup dalam penderitaan, di mana penolakan terhadap  kewarganegaraannya oleh Pemerintah Myanmar terjadi. Demikian dengan hak-hak kemanusiaan yang nampaknya tidak diakui dengan baik, membuat warga mayoritas Muslim ini harus menghadapi berbagai konflik dan kekerasan dari pihak berwenang.