Arab Saudi Catat Kasus Baru Covid-19 di Bawah 50

Ahad , 24 Oct 2021, 23:03 WIB Reporter :Zahrotul Oktviasni/Meiliza Laveda/ Mabruroh/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Kasus baru Covid-19 di Arab Saudi terus mengalami penurunan. Bendera Arab Saudi
Kasus baru Covid-19 di Arab Saudi terus mengalami penurunan. Bendera Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH –  Kasus baru Covid-19 di Arab Saudi turun di bawah angka 50, Sabtu (23/10). Sebanyak 43 infeksi baru dilaporkan selama 24 jam terakhir. 

 

Terkait

Menurut keterangan dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi, dua orang meninggal karena komplikasi yang disebabkan oleh virus selama 24 jam terakhir.  

Baca Juga

Dilansir di Saudi Gazette, Ahad (24/10), penambahan kasus ini menjadikan total infeksi yang dikonfirmasi di Kerajaan sebanyak 548.205 kasus. Di sisi lain, kematian terkait virus menjadi 8.776 orang. 

Menurut kementerian, total 38 orang pulih selama 24 jam terakhir. Angka ini meningkatkan total orang yang bebas dari virus mematikan menjadi 537.246 pasien. 

Menurut kementerian, di antara kasus aktif yang ada, 74 di antaranya berada dalam kondisi kritis.  

Setelah lebih dari satu setengah tahun, sholat Jumat terlihat kembali dengan kapasitas penuh di dua Masjid Suci, Arab Saudi. Sabtu lalu, Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan pelonggaran pembatasan di seluruh wilayah Kerajan.

Akibatnya, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi kembali beroperasi dengan kapasitas penuh. Salah seorang penduduk Abdullah Mahdi mengaku senang dengan aturan baru ini. “Ini suatu berkah, Anda dikelilingi orang-orang lagi di masjid. Walaupun masih memakai masker, tidak masalah,” kata Mahdi.

Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Masjidil Haram, Dr Saad bin Mohammed Al-Muhaimid, mengatakan Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci telah menggunakan semua sumber daya manusia untuk mengimplementasikan rencana kembali beroperasi dengan kapastitas penuh.

“Mereka melakukannya melalui rencana terpadu, kemampuan dan layanan yang dimanfaatkan untuk menjaga keselamatan pengunjung Masjidil Haram dan memfasilitasi kinerja ritual dalam suasana spiritual, aman, dan menentramkan,” kata Al-Muhaimid.

Dilansir Arab News, Ahad (24/10), berdasarkan arahan Kepala Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Dr Abdulrahman Al Sudais, para staf telah mempercepat laju pekerjaan dan meningkatkan tingkat kesiapan dalam upaya penyediaan Masjidil Haram. Upaya ini dilakukan supaya pengunjung dapat mendapat layanan dan sarana kenyamanan yang lebih baik.

Sumber: Saudigazette   

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini