Sabtu 06 Nov 2021 22:40 WIB

Gubernur Kalteng Terus Upayakan Percepatan Vaksinasi Covid

Realisasi vaksinasi Covid-19 di Kalteng Tahap I telah mencapai 52 persen

Jumat (5/11) Gubernur H. Sugianto Sabran bersama Ketua TP. PKK Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran melakukan peninjauan Vaksinasi Covid-19 di SMAN 4 Palangka Raya. Gubernur memastikan pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar dan mencapai target, selain itu pihaknya juga terus mengupayakan agar stok vaksin bisa selalu tersedia dengan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.
Foto: Pemprov Kalteng
Jumat (5/11) Gubernur H. Sugianto Sabran bersama Ketua TP. PKK Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran melakukan peninjauan Vaksinasi Covid-19 di SMAN 4 Palangka Raya. Gubernur memastikan pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar dan mencapai target, selain itu pihaknya juga terus mengupayakan agar stok vaksin bisa selalu tersedia dengan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran terus berupaya menekan laju penyebaran Covid-19, serta mendorong jajarannya untuk melakukan vaksinasi secara menyeluruh sampai ke pelosok-pelosok. Gubernur mengimbau, selain dilakukan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan menjadi kebiasaan hidup sebagai tuntutan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. 

Jumat (5/11) Gubernur H. Sugianto Sabran bersama Ketua TP. PKK Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran melakukan peninjauan Vaksinasi Covid-19 di SMAN 4 Palangka Raya. Gubernur memastikan pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar dan mencapai target, selain itu pihaknya juga terus mengupayakan agar stok vaksin bisa selalu tersedia dengan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.

Sugianto Sabran mengimbau kepada masyarakat yang di vaksin agar tetap patuh protokol kesehatan dan jangan lengah walaupun sudah di vaksin. “Melalui strategi pencegahan Covid-19 difokuskan pada peningkatan kepatuhan 4M. Setiap orang harus mau dan mampu melakukan perubahan perilaku kepatuhan 4M sehingga dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19,” tutur Gubernur.

Sementara itu, Sabtu (6/11) Gubernur beserta Ketua TP PKK, Wakil Gubernur Kalteng, Pj. Sekretaris Daerah Prov Kalteng serta Kepala Perangkat Daerah terkait, melakukan peninjauan Vaksinasi di SMPN 2 Maliku, Kabupaten Pulang Pisau.

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini terus berupaya mensosialisasikan ancaman Covid-19 sehingga seluruh masyarakat dapat menyadari ancaman Covid-19 dan secara sadar disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai suatu bentuk adaptasi kebiasaan baru dalam aktivitas sehari-hari.

“Selain dengan disiplin protokol kesehatan, bisa dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Ada banyak cara meningkatkan kekebalan tubuh yang bisa kita coba, seperti melakukan berbagai kebiasaan hidup bersih dan sehat, melakukan vaksinasi Covid-19, ataupun mengkonsumsi makanan bernutrisi seimbang ataupun kaya mineral dan vitamin,” ucap H. Sugianto Sabran.

photo
Sabtu (6/11) Gubernur beserta Ketua TP PKK, Wakil Gubernur Kalteng, Pj. Sekretaris Daerah Prov Kalteng serta Kepala Perangkat Daerah terkait, melakukan peninjauan Vaksinasi di SMPN 2 Maliku, Kabupaten Pulang Pisau. - (Pemprov Kalteng)

 

“Cara lain yang bisa kita jajal seperti menjaga kebersihan makanan, tidur yang cukup, mengurangi tingkat stres yang kita hadapi, dan tetap aktif dalam berolahraga, berjemur, ataupun berkegiatan di luar selama tidak berkerumun,” tandasnya.

Gubernur juga menyempatkan untuk berdialog bersama pelajar dan tenaga pendidik untuk mendengarkan permasalahan yang dialami, seraya mencari solusi untuk mengatasi sejumlah permasalahan terjadi.

Berdasarkan data dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Sabtu, (6/11) sampai dengan pukul 15.00 WIB, capaian target vaksinasi sebesar 2.036.104, realisasi Vaksinasi Tahap I sebanyak 1.069.725 atau sebesar 52,54 persen dan Tahap II sebanyak 626.686 atau sebesar 30,78 persen.

Capaian vaksinasi Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan, SMA, SMK Sederajat, realisasi Vaksinasi PNS/GTT/PTT sebanyak 6.258 atau sebesar 79,01 persen, dan Dosis I SMA/SMK sebanyak 71.197 atau sebesar 74,82 persen, dosis II SMA/SMK sebanyak 30.906 atau sebesar 32,48 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement