Senin 08 Nov 2021 14:42 WIB

Kebangkitan Mosul Jadi Pusat Pariwisata Usai Kekacauan ISIS

Distrik Al Gharbaat mengubah citra kota yang dilanda perang sebagai tujuan wisata

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Esthi Maharani
Membangun kota Mosul yang porak poranda akibat perang Irak.
Foto: google.com
Membangun kota Mosul yang porak poranda akibat perang Irak.

IHRAM.CO.ID, MOSUL – Irak adalah salah satu negara Timur Tengah yang kaya akan pemandangan alam dan budaya. Salah satu kota yang akan menarik wisatawan adalah Mosul di distrik Al-Ghabaat. Hampir lima tahun yang lalu, pasukan khusus Irak datang dalam operasi kelompok anti-Negara Islam (IS). Mosul telah menjadi saksi mata dari kekacauan militan ISIS. Namun, pembangunan kembali bisa membuat Mosul menjadi kota pariwisata.

Distrik Al-Gharbaat berada di garis depan dalam mengubah citra kota yang dilanda perang sebagai tujuan wisata bagi pengunjung Irak dan wisatawan luar negeri. “Sebelum kekacauan, di sini dan Kota Tua adalah kawasan wisata utama, tetapi sekarang tidak. Orang-orang belum benar-benar kembali ke Kota Tua, baik Mosuli maupun turis,” kata Mahasiswa Mohammed (24 tahun).

Kota Tua Mosul yang bersejarah dan terletak di seberang Sungai Tigris adalah yang paling parah terkena dampak perang melawan ISIS. Sebagian besar wilayah masih berupa reruntuhan. Hanya beberapa situs bersejarah yang masih berdiri, seperti sisa-sisa kastil Bash Tapia abad ke-12. Sementara situs lain sedang dibangun kembali.

Ada proyek dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) yang didanai UEA untuk merekonstruksi Masjid Agung al-Nuri di Mosul dan menara Hadba’.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement