Senin 15 Nov 2021 06:29 WIB

Taliban Lakukan Pawai Militer di Kabul

Parade Taliban dengan menggunakan peralatan perang buatan Amerika Serikat

Rep: Dwina Agustin/ Red: Muhammad Subarkah
Parade militer Taliban
Foto: X99news.com
Parade militer Taliban

IHRAM.CO.ID, KABUL -- Pasukan Taliban mengadakan parade militer di Kabul pada Ahad (14/11). Mereka menggunakan kendaraan lapis baja buatan Amerika Serikat (AS) dan helikopter Rusia yang disita.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Enayatullah Kwarazmi menyatakan pawai itu terkait dengan kelulusan 250 tentara yang baru dilatih. Latihan itu melibatkan lusinan kendaraan keamanan lapis baja M117 buatan AS yang melaju perlahan di jalan utama Kabul dengan helikopter MI-17 berpatroli di atasnya. Banyak tentara membawa senapan serbu M4 buatan AS.

Sebagian besar senjata dan peralatan yang sekarang digunakan pasukan Taliban adalah yang dipasok oleh AS kepada pemerintah yang didukung Amerika di Kabul. Pasokan ini dalam upaya untuk membangun kekuatan nasional Afghanistan yang mampu memerangi Taliban.

Pasukan itu mencair dengan melarikan diri dari Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dari Afghanistan. Pejabat Taliban mengatakan bahwa pilot, mekanik dan spesialis lain dari mantan Tentara Nasional Afghanistan akan diintegrasikan ke dalam pasukan baru. Pasukan baru ini mulai mengenakan seragam militer konvensional menggantikan pakaian tradisional Afghanistan yang biasanya dikenakan oleh para anggota Taliban.

Menurut laporan akhir tahun lalu oleh Inspektur Jenderal Khusus untuk Rekonstruksi Afghanistan (Sigar), pemerintah AS mentransfer ke pemerintah Afghanistan lebih dari 28 miliar dolar AS artikel dan layanan pertahanan, dari tahun 2002 hingga 2017. Senjata dan armada itu termasuk senjata, amunisi, kendaraan, perangkat penglihatan malam, pesawat, dan sistem pengawasan.

Beberapa pesawat diterbangkan ke negara tetangga di Asia Tengah dengan, tetapi Taliban mewarisi pesawat lain. Masih belum jelas berapa banyak armada yang dapat beroperasi.

Saat pasukan AS berangkat dari Afghanistan, mereka menghancurkan lebih dari 70 pesawat, lusinan kendaraan lapis baja, dan melumpuhkan pertahanan udara. Tindakan ini telah dilakukan sebelum terbang keluar dari Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul menyusul operasi evakuasi yang kacau balau. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement