Jumat 19 Nov 2021 18:33 WIB

Amalan-amalan yang Dianjurkan Saat Gerhana Bulan

Fenomena gerhana bulan dalam ajaran Islam adalah bukti kuasa Allah SWT.

Rep: Alkhaledi Kurnialam / Red: Agung Sasongko
Bayangan bumi sebagian mengaburkan bulan saat muncul dari balik awan selama gerhana bulan di langit di atas Beijing pada hari Rabu, 26 Mei 2021.
Foto: AP/Ng Han Guan
Bayangan bumi sebagian mengaburkan bulan saat muncul dari balik awan selama gerhana bulan di langit di atas Beijing pada hari Rabu, 26 Mei 2021.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Peristiwa gerhana bulan diperkirakan akan terjadi pada Jumat (19/11) sore ini. Beberapa wilayah di Indonesia disebut akan bisa melihat fenomena alam tersebut.

Fenomena gerhana bulan dalam ajaran Islam disebut sebagai tanda atau bukti kuasa Allah SWT agar lebih mengingat-Nya. Kejadian ini bukanlah tanda dari kematian atau kelahiran seseorang seperti yang diyakini orang-orang pada masa lalu.

Baca Juga

Sebagai bukti dari kuasanya-Nya, Nabi muhammad SAW menganjurkan beberapa amalan yang bisa dilakukan saat peristiwa ini terjadi. Amalan-amalan ini dijelaskan dalam sebuah hadist, yaitu:

Rasulullah bersabda:

إن الشمس والقمر آيتان من آيات الله لا يخسفان لموت أحد ولا لحياته فإذا رأيتم ذلك فأدعوا

الله وكبروا وتصدقوا وصلوا

Artiya: “Sesungguhnya matahari dan bulan itu dua tanda dari tanda-tanda Allah, terjadinya gerhana pada keduanya bukan karena kematian atau kelahiran seseorang, bila kalian melihat gerhana maka berdzikirlah kepada Allah, bertakbir, bersedekah, dan shalat.” (HR. Bukhari).

Dari hadist di atas, dapat disimpulkan amalan-amalan yang disunnahkan saat gerhana bulan adalah:

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement