Penerbangan Internasional Pertama ke AlUla Diresmikan 

Jumat , 19 Nov 2021, 20:30 WIB Reporter :Mabruroh/ Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Al Ula Arab Saudi menjadi salah satu destinasi wisata baru favorit .
Al Ula Arab Saudi menjadi salah satu destinasi wisata baru favorit .

IHRAM.CO.ID, RIYADH – Pejabat Arab Saudi termasuk Konsul Jenderal Saudi Abdullah bin Mansoor Al Mutawah, meresmikan penerbangan internasional pertama ke tujuan wisata Arab Saudi AlUla di Bandara Internasional Dubai pada Jumat (19/11). 

 

Terkait

Penerbangan Flynas ini menandai babak baru dalam sejarah Kerajaan untuk menumbuhkan sektor pariwisata. 

Baca Juga

“Ini adalah awal dari kemitraan yang baik dengan maskapai yang baru saja membuka rute domestik dari Riyadh, Dammam, dan Jeddah,” kata kata Direktur Eksekutif Pemasaran Destinasi Komisi Kerajaan untuk AlUla (RCU) Melanie de Souza, dilansir dari Alarabiya, Jumat (19/11)  

"Penerbangan Flynas kedua ke AlUla (rencananya) akan lepas landas dari Kuwait pada Sabtu (20/11), tetapi telah ditunda hingga tanggal yang masih dirahasiakan," sambungnya  

AlUla benar-benar mendapatkan perhatian dunia sebagai tujuan magis di utara Arab Saudi, yang didasarkan pada warisan, budaya, dan berbagai kegiatan luar biasa. Karenanya akses udara ini menjadi pilihan yang sangat penting sebagai transportasi tujuan masyarakat.  

“Ini tidak hanya akan membuat perbedaan untuk pasar Uni Emirat Arab, tetapi juga untuk menghubungkan pasar di Inggris dan Eropa," tambahnya.

Otoritas Arab Saudi telah menyiapkan program untuk menarik pariwisata, dan telah mengaktifkan investasi pariwisata dan peran sektor swasta.

Otoritas juga telah berpartisipasi dalam pameran pariwisata lokal dan internasional dan telah mengelola tujuan pemasaran, situs, rencana perjalanan, produk dan paket wisata secara internal dan eksternal.

Pogram visa turis pada 2019, Kerajaan setidaknya telah mengeluarkan 450 ribu visa turis dengan menargetkan 49 negara di tahap awal. 

Program ini diharapkan dapat menjadi indikator untuk mengimbangi tujuan Visi Kerajaan 2030 untuk meningkatkan jumlah kunjungan tahunan menjadi 100 juta pengunjung pada 2030, dengan 55 juta di antaranya berasal dari mancanegara, 45 juta domestik, dan 1 juta pekerja asing, untuk meningkatkan 10 persen PDB negara.

 

Sumber: alarabiya 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini